Pengungkapan Sabu 7 Kg

Begini Peran Masing-Masing Tersangka dalam Sindikat Sabu 7 Kg di Dumai yang Diungkap Polisi

AKBP Andri Ananta mengaku, masing-masing tersangka memiliki peran masing masing dalam sindikat Narkoba yang berhasil diungkap oleh Polres Dumai.

Begini Peran Masing-Masing Tersangka dalam Sindikat Sabu 7 Kg di Dumai yang Diungkap Polisi
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira, didampingi Wakapolres Dumai, Kompol Alex Siregar memimpin Press release pengungkapan sindikat peredaran narkotika, di Mapolres Dumai, Selasa (25/2/2020). 

DUMAI - Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira, didampingi Wakapolres Dumai, Kompol Alex Siregar memimpin Press release pengungkapan sindikat peredaran narkotika, di Mapolres Dumai, Selasa (25/2/2020).

AKBP Andri Ananta mengaku, masing-masing tersangka memiliki peran masing masing dalam sindikat Narkoba yang berhasil diungkap oleh Polres Dumai.

Dirinya memaparkan, untuk tersangka AHP warga Dumai ini memiliki peran sebagai penjemput atau p kurir barang narkotika jenis sabu sabu yang dikirim dari seberang pulau rupat atau malasyia dengan mempergunakan speed boat didaerah Pelintung Kecamatan Medang Kampai.

Selanjutnya, AHP juga berperan memberikan barang narkoba jenis Sabu-sabu tersebut kepada tersangka PA di Wisma Elit di jalan Diponegoro, kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai dengan cara meletakkan Tas Ransel yang berisikan sabu sabu tersebut ditepi pagar dan meninggalkannya begitu saja sebagaimana kesepakatan bersama, dan dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp 20 juta.

BREAKING NEWS: Polres Dumai Ungkap Jaringan Narkoba‎ di Riau, Barang Bukti 7 Kg Sabu

Lebih lanjutdijelaskanya, Untuk tersangka PA warga Dumai, memiliki peran sebagai penjemput atau penerima dan kurir barang narkotika sabu sabu dari tersangka AHP.

Selanjutnya barang narkotika sabu sabu tersebut, akan untuk dihantarkan ke Kota Pekanbaru untuk diserahkan kepada tersangka APS yang berada di kota Pekanbaru.

"PA dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp 50 juta, ‎dan telah diberikan uang muka sebesar Rp.2.500.000,- melalui Transfer ke Rekening Bank," tambahnya.

AKBP Andri menerangkan, untuk tersangka APS ‎ bersama tersangka LS memiliki peran yang sama yakni berperan sebagai penjemput atau penerima dan kurir barang narkotika sabu sabu dari tersangka PA ‎yang menunggu di tepi jalan Sisingamangaraja kota Pekanbaru, APS ‎dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp 20 juta.

"Untuk NT dan EP sebagai Suami memiliki peran sebagai sebagai Pemberi Perintah atau mengendalikan para tersangka lainnya untuk mengambil Barang haram tersebut‎ dan dibawa sesuai dengan tujuan," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved