Siak

NEWS VIDEO: Senjata Api Hingga Puluhan Ponsel Dimusnahkan Oleh Kejakasaan Negeri Siak

pemusnahan barang bukti itu dari 114 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti itu merupakan perkara sejak 2016 - 2019

SIAK - Satu unit senjata api laras pendek di potong-potong dengan mesin pemotong besi, Selasa (25/2/2020) di halaman kantor Kejari Siak. Selain itu, puluhan telepon seluler (Ponsel) berbagai merk dimartil hingga tak bisa lagi digunakan.

Selain itu, juga ada emas imitasi dan sejumlah senjata tajam yang dipotong-potong.

Barang bukti berupa Narkoba jenis sabu, daun ganja kering dan pil ekstasi dibakar secara bersama-sama.

Uniknya, sejumlah pelajar juga ikut pada acara pemusnahan ini.

Tujuannya untuk memberikan pendidikan dan sosialisasi mengenai Tipidum dan penuntutannya.

Selain itu, Kejari Siak juga mengundang Bupati Siak Alfedri yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Siak Hendrisan, Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya yang diwakili Waka Polres Siak Kompol Zulanda dan pihak Pengadilan Negeri (PN) Siak.

Dua pelajar SMPN 1 Mempura tampak senang saat diminta untuk memartil sejumlah Ponsel pada acara itu. Kedua pelajar kelas 9 itu diketahui bernama Wan Septi Oktaviani dan Zikra Tiara.

"Ini pengalaman baru saya ikut serta memusnahkan baeang bukti hasil perbuatan kriminal. Saya tadi emosi saat memukul handphone hasil curian itu," kata Wan Septi ditanyai Tribunpekanbaru.com usai kegiatan itu.

Ia berupaya memecahkan Ponsel itu sampai tidak bisa lagi difungsikan. Namun ia tetap mendorong aparat penegak hukum untuk menangkap, menuntut dan mengadili para pencuri Ponsel.

"Perbuatan pidana pencurian tidak perlu dibela. Karena itu tadi saya melibatkan emosi saat memecahkan hape -hape hasil jarahan itu. Semoga pencurinya menyesal di penjara," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved