Dumai

Pengungkapan Sindikat Narkoba oleh Polres Dumai, Amankan 7 Bungkus Besar Sabu dan Sepeda Motor

AKBP Andri menerangkan kronologi pengungkapan jaringan narkoba tersebut, berawal pada Kamis malam (20/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pengungkapan Sindikat Narkoba oleh Polres Dumai, Amankan 7 Bungkus Besar Sabu dan Sepeda Motor
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira, didampingi Wakapolres Dumai, Kompol Alex Siregar memimpin Press release pengungkapan sindikat peredaran narkotika, di Mapolres Dumai, Selasa (25/2/2020). 

DUMAI - Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira, didampingi Wakapolres Dumai, Kompol Alex Siregar memimpin Press release pengungkapan sindikat peredaran narkotika, di Mapolres Dumai, Selasa (25/2/2020).

AKBP Andri menerangkan kronologi pengungkapan jaringan narkoba tersebut, berawal pada Kamis malam (20/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Tim Sus mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa nanti malam akan ada masuk narkoba jenis sabu sabu dari seberang (Malaysia) menuju pelabuhan tikus yang ada di daerah Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai yang akan langsung dijemput oleh AHP dengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian, pada Jumat, sekitar pukul 00.20 WIB, tim khusus berhasil mengidentifikasi AHP yang akan menjemput BB sabu sabu tersebut dan langsung dilakukan pengejaran dan penangkapan.

Dari tangan AHP, polisi berhasil mengamankan barang bukti barang bukti sabu sebanyak 7 bungkus besar diduga sabu-sabu dan 1 unit Sepeda Motor Merk Yamaha Jenis Aerox dengan nomor Plat BM 2004 JT di Jalan Arifin Ahmad, Kelirahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

Ia menambahakan, dari hasil interogasi AHP mengaku bahwa dirinya mendapat perintah via telephone dari tersangka EP dan NT yang merupakan istri tersangka EP yang merupakan Napi Kelas II Gobah Pekanbaru dan otak dari sindikat ini, untuk menjemput barang bukti sabu sabu tersebut yang akan ada seseorang lagi yang akan mengambil sabu tersebut dari tangannya.

"Pada Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 14.07 WIB kembali Timsus berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka PA yang akan mengambil sabu sabu dari AHP yang sudah kita amankan sebelumnya di parkiran belakang Wisma Elit di Jln Ponegoro," ujar Kapolres.

Hasil interogasi dari PA bahwa dia mendapatkan Perintah via telpon dari EP dan NT menjemput dan mengambil sabu dari AHP, dengan menjanjikan upah sebesar Rp 50 juta apabila, sabu sabu tersebut bisa di hantarkan ke Kota Pekanbaru.

"Dari pengembangan tersebut pada hari sabtu (22/2/2020), Tim Sus membagi 2 tim, dimana bertugas untuk menjemput NT di kediamanya di Kabupaten bengkalis, dan tim 2 berhasil mengamankan NT pada pukul 18. 30, sedangkan Tim 1, bertugas untuk mengamankan tersangka APS dan LS di pekanbaru, dan berhasil mengamankanya di jalan Sisingamangaraja, pada jam 18.30," imbuhnya.

"Sedangkan EP pada pukul 22.30 hari Sabtu, Tim Sus berkoordinasi dengan kepala lapas kelas II A Kota Pekanbaru, untuk memastikan apakah ada Narapidana bernama EP didalam Lapas, dan memang benar, bahwa EP berada di Lapas sedang menjalani masa hukumannya dengan kasus yang sama selama 5 tahun," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved