Cinta Ditolak, Pria Ini Perkosa Gadis Idamannya, 'Kalau Dia Hamil Pasti Mau Menikah dengan Saya'

Agus mengaku sudah menyukai korban sejak tujuh tahun lalu atau saat korban masih berusia 15 tahun. Namun cinta itu bertepuk sebelah tangan

TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Kanit Reskrim Polsek Mijen AKP Budi Purnomo sedang meminta keterangan tersangka Agus Supriyanto (27), di Mapolsek Mijen, Rabu (26/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gara-gara cinta ditolak, seorang buruh di Semarang, Agus Supriyanto (27) mencoba memerkosa seorang gadis berinisial MD (22).

Agus mengaku sudah menyukai korban sejak tujuh tahun lalu atau saat korban masih berusia 15 tahun.

Namun, perasaan cinta tersangka terhadap korban bertepuk sebelah tangan.

Lantaran korban menolak cinta tersangka, maka tersangka memiliki niat untuk menyetubuhi korban dengan harapan setelah korban hamil, dia mau menikah dengan tersangka.

Aksi percobaan pemerkosaan dilakukan Agus di rumah korban yang bersebelahan dengan rumah tersangka di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (26/2/2020) sekira pukul 02.00 WIB.

Tersangka kemudian masuk melalui jendela kamar korban yang tidak terkunci dan berusaha memerkosa MD.

Korban terbangun dan mencoba berteriak.

Namun, tersangka membekap dengan tangan sekaligus mencekik korban.

Korban terus melawan hingga mengakibatkan luka-luka di tubuhnya.

Mendengar kegaduhan, keluarga korban masuk ke kamar korban dan menangkap pelaku.

"Korban mengalami luka-luka di bagian wajah, leher, dan mata sebelah kiri merah akibat cengkraman tangan tersangka," ujar Kapolsek Mijen kompol Budi Abadi kepada Tribunjateng, Rabu.

Agus mengaku menyesal melakukan tindakan itu.

"Saya menyesal melakukan perbuatan ini, saya masih cinta kepada korban," ungkap Agus.

Tersangka dijerat Pasal 285 juncto Pasal 53 ayat 1 KUHP atau Pasal 289 juncto Pasal 53 ayat 1 KUHP, dengan hukuman maksimal delapan tahun penjara. (*)

Editor: Sesri
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved