Harimau Masuk Kebun Sawit

Harimau Muncul di PT SBP Pelalawan Riau, Karyawan Diimbau Bekerja Berkelompok

Seluruh karyawan yang berkerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit itu diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati.

Harimau Muncul di PT SBP Pelalawan Riau, Karyawan Diimbau Bekerja Berkelompok
Istimewa
Penemuan jejak Harimau Sumatera di kebun sawit PT Surya Bratasena Plantation (SBP) di Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan pada Senin (24/2/2020) lalu. 

PELALAWAN - Munculnya harimau sumatera di kebun kelapa sawit milik PT Surya Bratasena Plantation (SBP) Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau pada Senin (24/2/2020) malam lalu menjadi menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat.

Kemunculan harimau tak hanya menjadi perhatian bagi unsur pimpinan kecamatan saja, PT SBP yang menjadi lokasi penemuan juga mulai menyadari kehadiran Si Belang.

Seluruh karyawan yang berkerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit itu diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati.

"Kami mengimbau karyawan agar bekerja secara berkelompok saat di kebun. Untuk menghindari terjadinya konflik," kata Humas PT SBP, Togar Liberti Batubara, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (26/2/2020).

Togas Batubara membenarkan jika dua penjaga alat berat bertemu dengan dua ekor satwa langka itu dan menjadi titik awal berkembangnya informasi adanya eksistensi harimau di dalam kebun.

Setelah informasi itu beredar, kabar-kabar lain bermunculan dari pekerja yang mengaku pernah melihat individu harima dalam sepekan ini berkeliaran di areal perusahaan.

Togar menyebutkan, pekerja di kebun inti blok J6 mengaku melihat binatang berwarna belang-belang melintas dari kejauhan yang diduga harimau pada Selasa (25/2/2020) sore.

Mendapat laporan itu, pihaknya turun dan melakukan pengecekan ke areal tersebut dan menemukan jejak baru.

"Tadi pagi ketemu jejak baru di blok J6. Jaraknya dengan jejak yang kemarin sekitar 5 atau 6 kilometer," tandas Togar.

Pihaknya berencana memasang beberapa spanduk imbauan di titik-titik yang ditemukan jejak serta jalan masuk ke kebun.

Sekedar mengingatkan pekerja dan masyarakat terkait adanya harimau sumatera yang saat ini berkeliaran.

Kehati-hatian perlu ditingkatkan agar tidak menimbulkan korban atas serangan dan konflik manusia dengan binatang buas itu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved