Berita Riau

PENGAKUAN Korban Pelecehan Seksual Via Video Call WhatsApp di Riau, Pelaku Sodorkan Kemaluan

Pengakuan seorang korban pelecehan seksual via video call WhatsApp di Riau, dikiran mau belanja ternyata pelaku sodorkan kemaluan.

PENGAKUAN Korban Pelecehan Seksual Via Video Call WhatsApp di Riau, Pelaku Sodorkan Kemaluan
Tribun Pekanbaru/Instagram.com
PENGAKUAN Korban Pelecehan Seksual Via Video Call WhatsApp di Riau, Pelaku Sodorkan Kemaluan-Ilustrasi korban 

PENGAKUAN Korban Pelecehan Seksual Via Video Call WhatsApp di Riau, Pelaku Sodorkan Kemaluan

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Pengakuan seorang korban pelecehan seksual via video call WhatsApp di Riau, dikiran mau belanja ternyata pelaku sodorkan kemaluan.

Pelaku lihatkan kemaluan kepada korban saat video call WhatsApp beberapa menit, sasarannya perempuan dan sempat kirim chat berbunyi 'bunda cantik'.

Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau khususnya kaum perempuan diresahkan dengan tindakan asusila melalui media sosial (medsos) dan korbannya ada mama cantik.

Peristiwa ini menjadi viral medsos setelah banyak korban yang rata-rata perempuan mengaku menjadi sasaran dan mengunggah keluh kesahnya di status Facebook (FB).

Berdasarkan pengakuan seorang korban yang juga mengunggah cerita kejadian tidak mengenakkan tersebut di status FB, pelaku melakukan sambungan video call (VC) melalui aplikasi Whatsapp (WA).

Namun setelah korban menjawab sambungan tersebut, pelaku dengan sengaja memperlihatkan kemaluanya..

Tidak hanya memperlihatkan kemaluannya, pelaku yang merupakan seorang pria ini juga memainkan kemaluannya tersebut.

“Sekitar jam 09.30 pagi tadi, tiba-tiba handphone bunyi panggilan VC WA dari nomor tidak dikenal. Saya kira orang mau belanja pesan makanan, saat di angkat lebih terkejut lagi karena yang nelpon lagi mainkan anunya, entah berapa menit,” ujar korban berinisial NH saat dikonfirmasi pada Rabu (26/2/2020).

Setelah melakukan VC WA tidak senonoh tersebut, menurut NH, pelaku juga mengirim pesan yang menggodanya.

Halaman
12
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved