Penghentian Sementara Visa Umroh

Arab Saudi Hentikan Sementara Visa Terkait Corona, Frans Langsung Datangi Travel Umroh

Afran berharap agar tidak ditunda, namun di sisi lain, ia juga kawatir kalau jamaah haji rombongannya akan terjangkit virus carona di sana

Tribun Pekanbaru
Arab Saudi stop umroh 

PEKANBARU - Baru saja turun dari mobil, Afran tampak buru-buru mendatangi kantor Travel Haji dan Umroh, Silver Silk yang berada di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Kamis (27/2/2020).

Sampai di depan pintu kantor itu, ia berhenti sejenak, lantas kembali balik ke mobil, sepertinya ada yang terlupa dan ketinggalan di kendaraannya, baru ia masuk setelah melepas sepatunya.

Ia baru saja mendapat kabar kalau ada kebijakan dari pemerintah Saudi untuk menangguhkan sementara visa untuk umroh ke tanah suci, mengantisipasi merebaknya virus carona.

Sempat beberapa lama di dalam kantor tersebut, ia kemudian keluar dengan wajah yang masih tampak belum puas. Sembari kembali memasang sepatunya.

"Harusnya saya dan keluarga berangkat 1 Maret. Tapi belum ada kepastian saat ini. Mereka bilang keputusan besok, hari Jumat (28/2/2020), apakah bisa berangkat atau tidak. Jadi masih menunggu keputusan sampai besok dulu," kata Afran kepada Tribun.

Dikatakan Afran, ia memang baru mendapatkan informasi terkait adanya kebijakan pemerintah Saudi tersebut, maka dari itu ia buru-buru datang ke travel agen haji dan umroh tersebut untuk memastikan hal itu.

"Tadi pagi saya dapat informasi kalau ada kebijakan pemerintah Saudi, makanya langsung ke sini. Karena kan kawatir juga, sudah lama direncanakan tapi batal, apalagi kita juga rencananya berangkat bawa ibu dan keluarga," imbuhnya.

Ditanya apakah ia legowo jika nantinya pihak travel menyatakan bahwa keberangkatan akan ditunda sementara, Afran berharap agar tidak ditunda, namun di sisi lain, ia juga kawatir kalau jamaah haji rombongannya akan terjangkit virus carona di sana.

"Kita tentunya berharap agar tidak ditunda. Tapi di sisi lain kita juga kawatir, karena corona merupakan virus yang mematikan," ujarnya.

Afran juga belum memastikan apakah pihaknya akan membatalkan dulu atau menunda jika keputusan pihak travel memang menyatakan belum berangkat.

Namun ia berharap agar pendanaan pihaknya yang sudah disetorkan tetap aman 100 persen.

Sementara itu, Afran juga menceritakan bahwa sehari sebelumnya saudaranya juga sudah berangkat dari Pekanbaru, dan transit di Malaysia.

Namun rombongan yang harusnya sudah berangkat menuju tanah suci pada tanggal 27 dari Malaysia, batal berangkat.

"Harusnya jam 1 tadi sudah berangkat dari Malaysia. Tapi ternyata ditunda, sampai sekarang masih terkatung-katung di Malaysia belum ada kepastian," ulasnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved