Asa Orangtua Memberikan Hak Anak Untuk Sehat & Berkreasi di Era Digitalisasi

Psikolog Anak, Dokter Violetta Hasan Noor memaparkan kondisi kekinian yang terjadi pada proses tumbuh kembang anak sebagai kompensasi atas kemajuan

Asa Orangtua Memberikan Hak Anak Untuk Sehat & Berkreasi di Era Digitalisasi
Tribun Pekanbaru/Firmauli Sihaloho
Arev yang kini menginjak usia 5 tahun ini memang sudah tidak memainkan gawai lagi. Dia merdeka dari ketergantungan perangkat elektronik ini sejak Maret 2019 lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - "Arev kenapa tidak suka main handphone, karena bikin mata sakit. Lebih suka main di timezone," kata Putra semata wayang Andy Sinaga dan Eva Silaban ini saat dijumpai di kediamannya di Jalan Rambutan, Pekanbaru, Sabtu (18/1/2020).

Arev yang kini menginjak usia 5 tahun ini memang sudah tidak memainkan gawai lagi. Dia merdeka dari ketergantungan perangkat elektronik ini sejak Maret 2019 lalu.. 

Keberhasilan itu tentu tak lepas dari upaya sang orangtua yang tak ingin putranya menjadi antisosial dikemudian hari.

"Arev harus berhenti total dari gadget ini memang sudah menjadi resolusi kami dalam menyongsong tahun baru 2019. Karena, selain berbagai efek negatif tadi, ada juga perasaan bersalah dari kami sebagai orangtua. Bahwa kami gagal mendidik anak," tutur Eva.

Selain itu, berdasarkan literasi yang Ia dapatkan, kreativitas anak itu hanya sampai usia 7 tahun. Oleh sebab itu, Eva tak ingin proses tumbuh kembang anaknya terganggu hanya karena tidak mampu membendung penggunaan gadget ini.

Menyoal perjuangan yang dilalui, Andy menceritakan memang prosesnya sulit. Sebab, Dia menyadari untuk menghilangkan efek candu itu tidak mudah. Mesti sabar dengan proses.

"Dari Januari hingga Maret 2019 itu kami mulai mengurangi penggunaan gadget. Lalu berlanjut dengan pelarangan. Memang awalnya Arev sempat tidak terima. Tapi kami selalu sabar dengan mengajak bercerita. Dan yang paling penting, kita juga harus menghadirkan solusi,"papar Dia.

Andy kemudian memperhatikan aktivitas putranya itu saat di rumah. Arev yang mulai lupa dengan gadget itu terlihat sibuk menggambar. Pada selembar kertas, Dia menuangkan apa yang dilihat selama diajak pergi ke luar rumah.

Arev memvisualisasikan beragam jenis gambar. Dan menjadi kegemarannya ialah potret Air Conditioner (AC) yang Dia saksikan. Gambar-gambar itu ditempel di dinding ruang tamu rumah. Bahkan, Ia pun hafal dengan merk AC yang ada.

“Ada Daikin, Mitsubishi, Samsung, Toshiba dan apa lagi ya,” sela Dia.

Halaman
1234
Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved