Breaking News:

Berita Riau

FOTO Kepala Harimau Sumatera Muncul di Sela Semak di Pelalawan Ternyata HOAX, Ini Pengakuan Penyebar

Foto kepala Harimau Sumatera Panthera Tigris muncul di sela semak di Pelalawan ternyata hoax atau hoaks, ini pengakuan penyebar

Penulis: johanes | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
FOTO Kepala Harimau Sumatera Muncul di Sela Semak di Pelalawan Ternyata HOAX, Ini Pengakuan Penyebar. Ternyata foto harimau sumatera itu adalah foto harimau sumatera di Taman Nasional Zambrut Siak. 

FOTO Kepala Harimau Sumatera Muncul di Sela Semak di Pelalawan Ternyata HOAX, Ini Pengakuan Penyebar

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Foto kepala Harimau Sumatera Panthera Tigris muncul di sela semak di Pelalawan ternyata hoax atau hoaks, ini pengakuan penyebar.

Foto kepala harimau Sumatera muncul di sela semak itu ternyata harimau di Taman Nasional Zambrut Siak yang dimuat di akun facebook.

Heboh terkait kabar kemunculan harimau sumatera di kebun sawit PT Surya Bratasena Plantation (SBP) di Desa Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan dalam tiga hari terakhir ternyata hanya macan dahan.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Ria yang menurunkan timnya ke areal Hak Guna Usaha (HGU) PT SBP telah memastikan tidak ada jejak yang ditemukan milik harimau sumatera.

Petugas hanya melihat jejak macan dahan, sejenis kucing hutan berkeliaran di perkebunan.

Tampak dari ukuran tapak kaki dan ciri-ciri yang disebutkan oleh saksi mata.

Apalagi foto harimau yang berembunyi di semak belukar itu diketahui lokasinya bukan di kebun SBP melainkan di Taman Nasional Zambrut Kabupaten Siak.

Penyebar foto pertama atas nama Syawaludin telah dipanggil polisi dan diperiksa.

Pria itu dimintai keterangan atas ulahnya yang meresahkan masyarakat tiga hari terakhir ini.

"Pelaku kita panggil dan diperiksa. Ia mengakui foto itu hoax. Diambil dari Facebook dan disebarluaskannya," ungkap Kapolsek Pangkala Kuras, Kompol Ahmad melalui Kanit Reskrim Ipda Esafati Daeli, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan pengakuannya, foto harimau diambil dari internet itu disiarkan secara iseng-iseng untuk menakuti-nakuti masyarakat.

Alhasil menjadi heboh dan menimbulkan ketakutan warga, khususnya di Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras.

Setelah mengakui semua kebohongannya dan bersaksi melalui video, Syawal meminta maaf serta menandatangani surat pertanyaan tidak mengulangi perbuatan serupa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved