NEWS VIDEO: BP Jamsostek Sumbarriau Terapkan Layanan Ruang Pasien Kecelakaan Kerja di RS Syafira

RS Syafira juga menyediakan layanan konsultasi kesehatan kerja ataupun pusat rujukan bagi pekerja perusahaan yang mengalami kecelakaan kerja

Biaya transportasi angkutan darat dinaikan dari Rp 1 juta menjadi maksimal Rp 5 juta, biaya transportasi angkutan laut naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta, dan biaya transportasi angkutan udara dinaikan menjadi Rp 10 juta dari sebelumnya Rp 2,5 juta.

Selain itu, dikatakannya juga ada program bantuan beasiswa, yang merupakan manfaat program JKK yang mendapatkan kenaikan cukup signifikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019.

"Sebelumnya, bantuan beasiswa diberikan sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak, saat ini menjadi maksimal sebesar Rp 174 juta untuk dua orang anak. Sehingga kenaikan manfaat beasiswa BP Jamsostek tersebut mencapai 1.350," jelasnya.

Sudarwoto juga menyampaikan, peningkatan manfaat tentunya akan sangat membantu meringankan beban pekerja dan keluarganya yang mengalami risiko kecelakaan kerja dan kematian. "BP Jamsostek menaikan manfaat bukan iuran, iurannya tetap sama," ujarnya.

Sementara itu, Direktur RS Syafira, Dr Rina Elfiani mengatakan, pihaknya berbangga karena apa yang diimpikan dan diperjuangkan sudah tercapai sejauh ini, untuk menjadikan RS Syafira sebagai Industrial Hospital.

"Alhamdulillah saat ini kita sudah bisa mewujudkan impian kita menjadi rumah sakit pusat rujukan bagi perusahaan, atau menjadi Industrial Hospital. Dengan ini Syafira tidak hanya sebagai palayan medis biasa, tapi juga sebagai industrial hospital. Namun layanan umum tetap kita maksimalkan," tuturnya.

Ia menambahkan, RS Syafira saat ini juga memiliki tanaga medis yakni Dokter Spesialis Okupasi yang siap melayani konsultasi bagi perusahan, hingga penanganan pasien kecelakaan kerja. Yakni Dr Mardiansyah Kusuma Sp.OK, yang juga Dewan Penasehat Medis Kementrian Tenaga Kerja RI untuk Provinsi Riau.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, Jonli dalam kesempatan itu mengatakan, memberikan jaminan kecelakaan kerja kepada para karyawan akan semakin meningkatkan kinerja mereka sehingga menguntungkan bagi perusahaan.

"Kalau pekerja sudah difasilitasi dan disejahterakan otomatis kinerjanya akan semakin meningkat," kata Jonli dalam sambutannya dalam membuka acara tersebut.

Jonli juga sangat mendukung layanan baru yang disediakan oleh pihak rumah sakit Syafira, sehingga menjadi percontohan bagi rumah sakit lainnya di Pekanbaru, Riau dan di Indonesia nantinya.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved