Breaking News:

Berita Riau

TERNYATA Bukan Harimau Sumatera Panthera Tigris Melainkan Harimau Akar, Ini Penjelasan Tim Gabungan

Ternyata harimau yang dilihat penjaga alat berat PT SBP bukan Harimau Sumatera Panthera Tigris melainkan harimau akar atau kucing hutan

Penulis: johanes | Editor: Nolpitos Hendri
Youtube
Ternyata harimau yang dilihat penjaga alat berat PT SBP bukan Harimau Sumatera Panthera Tigris melainkan harimau akar atau kucing hutan-Ilustrasi 

Tim BBKSDA memastikan jejak tersebut bukan milik harimau tapi jejak macan akar atau sejenis kucing hutan, karena ukurannya kecil dengan panjang enam centimeter dan lebar empat centimeter.

HARIMAU Sumatera Intai Penjaga Alat Berat

Harimau Sumatera intai penjaga alat berat PT Surya Bratasena Plantation di Pelalawan saat malam, begini pengakuan saksi mata.

Kemunculan harimau sumatera kembali terpantau di Kabupaten Pelalawan Riau pada Senin (24/2/2020) malam lalu.

Jika sebelumnya di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan, kali ini di Desa Tertantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras.

Informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com harimau Sumatera menampakan dirinya di kebun kelapa sawit milik PT Surya Bratasena Plantation (SBP), di antara Desa Sorek Dua dan Desa Tertantang Manuk.

Tepatnya di areal blok T6 Agdeling 3 PT SBP.

Si Belang menampakan dirinya sekitar pukul 20.15 malam.

"Informasinya ada dua ekor yang dilihat oleh saksi mata. Itu laporan yang kami terima tadi dari sekuriti PT SBP," ungkap Camat Pangkalan Kuras, Firdaus Wahidin, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (25/2/2020).

Adapun saksi mata yang melihat Si Raja Hutan muncul atas nama Ibas dan Simon yang merupakan penjaga alat berat yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah melihat dua ekor melintas, mereka melaporkan ke koordinator pengamanan perusahaan atas nama Simon.

Selanjutnya pengamanan bersama Tim patroli melaksanakan penyisiran sampai jam 23.30.

Namun tim tidak menemukan harimau yang muncul tersebut.

Terkait eksistensi Si Belang di perkebunan perusahaan, pihak kecamatan telah melaporkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved