Bengkalis

3 Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik, Polda Riau Imbau Plt Bupati Bengkalis Muhammad Taat Hukum

Sudah tiga kali dipanggil dan tidak hadir, Muhammad yang juga merupakan Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis ini, tak kunjung dijemput paksa.

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Wabup Bengkalis Muhammad. 

Sunarto pun mengimbau, Muhammad bisa taat dengan aturan hukum yang berlaku.

"Kita mengimbau sebagai pejabat publik, hendaknya taat dan patuhi hukum, patuhi aturan. Ikuti saja, itu himbauan kami," tegasnya.

Sementara itu, pada Jumat sore tadi, sejumlah massa yang akan menggelar aksi, memberi dukungan kepada Polda Riau untuk segera menangkap Muhammad, batal terselenggara.

Pasalnya, massa aksi dari Barisan Aliansi Pemuda Anti Korupsi Riau (Bapak-R), dihadang oleh banyak orang tak dikenal.

Akmal Zuhri, Korlap massa aksi mengaku, saat mereka berkumpul di sekitaran Pustaka Wilayah (Puswil), sekitar pukul 15.00 WIB.

"Saat kami datang (di Puswil), langsung disambut sama sekelompok orang yang tidak dikenal. Intinya orang itu hadir di situ untuk membubarkan aksi kami," akunya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah berkirim surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Pekanbaru, akan menggelar aksi pada Jumat ini. Surat tersebut dikirim pada Rabu lalu.

"Kami ditolak untuk melakukan aksi. Karena tidak 3 x 24 jam. Kami kan aksinya hari Jumat ini, kami menyampaikan surat pemberitahuannya hari Rabu kemarin. Kami tak tahu hitungan 3 hari versi polisi itu kayak mana," sebutnya.

"Kalau 3 hari versi kami itu ya Jumat ini. Jadi kami ditolak. Kami tetap melakukan aksi. Ternyata ada penghadangan," sambung dia.

Akmal menuturkan, massa yang akan melaksanakan aksi, sekitar 15 orang. Namun menurut Akmal, yang menghadang ada sekitar 100 orang lebih.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved