Breaking News:

Buntut Dari Virus Corona, Iran Minta Tiadakan Sholat Jumat, Seorang Ulama Dilaporkan Meninggal Dunia

Dilaporkan, setidaknya 245 orang positif virus bernama resmi covid-19 dan 26 kasus kematian terjadi.

(AFP/IRAN PRESS)
Buntut Dari Virus Corona, Iran Minta Tiadakan Sholat Jumat, Seorang Ulama Dilaporkan Meninggal Dunia 

TRIBUNPEKANBARU.COMKementerian Kesehatan Iran meminta otoritas terkait untuk menangguhkan pelaksanaan shalat Jumat di sejumlah masjid negara tersebut.

Hal itu merupakan upaya Iran untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang kian hari semakin masif.

Apalagi, dilaporkan seorang ulama di negara tersebut meninggal akibat virus mematikan itu.

Seperti dikutip dari Kantor Berita IRNA Jumat (28/2/2020), Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kianoush Jahanpour mengatakan, semua kegiatan yang melibatkan banyak orang ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dilaporkan, setidaknya 245 orang positif virus bernama resmi covid-19 dan 26 kasus kematian terjadi.

Hal itu membuat Iran menjadi negara nomor dua setelah China sebagai negara dengan kasus virus corona terbesar di dunia.

Wakil Presiden hingga Mantan Dubes Iran Positif Virus Corona.

Wakil Presiden untuk urusan wanita dan keluarga, Masoumeh Ebtekar dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Ia merupakan anggota kabinet Presiden Hassan Rouhani pertama yang terinfeksi virus bernama resmi Covid-19.

Seperti dikutip dari Al-Arabiya pada Kamis (27/2/2020), Ketua Komite Keamanan dan Luar Negeri Iran Mojtaba Zolnour juga mengumumkan dalam sebuah video, ia juga positif virus yang pertama kali menyebar di kota Wuhan, China itu.

Sebelumnya, dua pejabat Iran lain yakni Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi dan Anggota Parlemen Mahmoud Sadeghi juga telah mengkonfirmasi keduanya telah terjangkiti virus corona.

Media pemerintah setempat juga melaporkan pada hari ini, seorang ulama Iran Hadi Khosroshahi meninggal dunia karena virus corona.

Khosroshahi diketahui menjabat sebagai duta besar Iran untuk Vatikan setelah revolusi 1979.

Arab Saudi tangguhkan kunjungan wisatawan dan Umroh

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved