Karhutla di Dumai Sudah Hanguskan 49,5 Hektare, Kini BPBD Fokus Pemadaman di Tiga Lokasi

BPBD dan tim gabungan fokus pemadaman dan pendinginan di tiga lokasi. Selain itu, Denrudal mengirim 60 personel untuk membantu pemadaman.

Karhutla di Dumai Sudah Hanguskan 49,5 Hektare, Kini BPBD Fokus Pemadaman di Tiga Lokasi
istimewa
Anggota Denrudal 004 Dumai ikut membantu memadamkan karhutla di Dumai. Hingga saat ini sudah 49,5 hektare lahan hangus akibat karhutla. 

tribunpekanbaru.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai semakin meluas. Hingga Minggu (1/3) lalu, luas lahan yang terbakar sejak Januari hingga awal Maret sudah mencapai 49,5 hektare, tersebar di beberapa titik di Kota Dumai.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Afrilagan menerangkan, seminggu belakangan karhutla masih terjadi di Kota Dumai, dan kondisinya juga semakin meluas karena selain angin kencang, kondisi tanah gambut membuat api sulit dipadamkan.

Menurutnya, saat ini Satgas Karhutla Kota Dumai terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi yang terbakar, terutama di tiga lokasi yaitu di Kelurahan Bangsal Aceh, Bagan Keladi, dan Teluk Makmur, yang masih terjadi karhutla.

"Kita saat ini fokus melakukan pemadaman dan pendinginan di tiga lokasi kebakaran yakni di Bangsal Aceh, Bagan Keladi, dan Teluk Makmur, yang masih terlihat kepulan asap akibat kebakaran lahan," katanya Senin (2/3).

Dijelaskan, berdasarkan pantauan citra satelit BMKG, terdapat satu titik panas (hotspot) dengan confident di atas 70 persen yang terdapat di Kota Dumai.

Mengenai kesulitan pemadaman di lapangan, Afrilagan menyebut angin kencang dan kurangnya pasokan air menjadi faktor utama sulitnya memadamkan karhutla di wilayah Dumai.

"Kita minta doa kepada masyarakat Dumai agar anggota di lapangan bisa memadamkan karhutla. Kita juga berdoa agar Dumai segera diguyur hujan," sebutnya.

Pasukan Denrudal
Dalam upaya mempercepat proses pemadaman dan pendingin titik api yang muncul di Kota Dumai, serta mencegah meluasnya lahan yang terbakar, Korem 031/WB menerjunkan 60 personel Denrudal 004 untuk ikut memadamkan api.

Dandim 0320/Dumai Letkol (Inf) Irdhan menerangkan, sesuai petunjuk Danrem 03/WB, Brigjen TNI M Fadjar, ada 60 personel Denrudal 004 yang sudah dikerahkan pada Minggu (1/3), untuk Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang bertugas mengantisipasi dan memadamkan karhutla di wilayah Kodim 0320/Dumai.

"Sesuai perintah Danrem 031/WB, mulai hari ini (kemarin) 60 personel Denrudal langsung bertugas membantu upaya pemadaman dan pendinginan di Dumai," tuturnya Senin (2/3).

Dijelaskan, pasukan BKO tersebut dibagi menjadi dua tim, dan dikerahkan ke dua lokasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, serta ke wilayah Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai.

"Selama bertugas melakukan pemadaman dan pendinginan titik api, pasukan TNI dari Denrudal 004 ini dibekali 9 unit mesin ministreker, satu mesin robin, satu mesin mex 3 dan satu unit alat berat beko dalam menunjang kinerja mereka di lapangan, agar titik api cepat dipadamkan," terangnya.

Ia berharap, dengan adanya penambahan pasukan BKO dari Denrudal 004 ini, dapat segera menuntaskan permasalahan karhutla, dan semoga upaya yang dilakukan membuahkan hasil sesuai harapan.

Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, Irdhan menambahkan, personel Denrudal 004 juga dibekali pemahaman dan ilmu tentang karhutla, dan diharapkan dapat disosialisasikan kepada masyarakat sekitar lokasi kebakaran.

Menurutnya, pasukan ini sudah langsung bergabung dengan tim pemadam karhutla yang telah lebih dulu bekerja memadamkan api, seperti dari TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Regdam, masyarakat peduli karhutla, dan personel perusahaan yang ada di Dumai. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved