Musim Kemarau di Riau

Musim Kemarau di Riau, Wawako Ayat Cahyadi Berharap Tidak Terjadi Kekeringan di Pekanbaru

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyebut bahwa satu ancaman bencana di Pekanbaru saat ini yakni kekeringan, saat musim kemarau di Riau

Musim Kemarau di Riau, Wawako Ayat Cahyadi Berharap Tidak Terjadi Kekeringan di Pekanbaru
TribunPekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Seorang warga menggunakan payung agar terhindar dari sengatan matahari yang terik ketika melewati Jembatan Siak III Pekanbaru, Jumat (15/1/2016). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyebut bahwa satu ancaman bencana saat ini yakni kekeringan.

Ia menyebut kini mulai memasuki musim panas.

BMKG memprediksi terjadinya kemarau di Sumatera. Ia berharap tidak terjadi kemarau di Kota Pekanbaru.

"Kita berharap kekeringan tidak terjadi di Pekanbaru," jelasnya dalam Pembukaan Diklat Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Pekanbaru, Senin (2/3/2020).

Kebakaran lahan pun juga mengancam saat musim panas. Ia menilai perlu ada antisipasi dini kebakaran lahan.

Petugas harus memadamkan langsung lahan yang terbakar. Ia mengingatkan pemadaman sejak awal mencegah kebakaran lahan meluas.

Ancaman bencana lainnya yakni banjir dan angin puting beliung. Kedua bencana ini juga harus diantisipasi sejak awal.

"Untuk antispasi itu semua, perlu kesiapsiagaan petugas. Jangan santai saat tidak terjadi bencana," ujarnya.

BREAKING NEWS: Musim Kemarau di Riau, Waspada Hari Ini Suhu Udara Capai 34,5 Derajat Celcius

Politisi PKS pun berpesan kepada petugas agar terus melatih fisik. Mereka juga harus menjaga kesehatan dan kondisi tubuh untuk lakukan upaya penyelamatan.

"Ini penting sekali, jaga kesehatannya. Jangan sampai kondisi tubuh tidak bugar saat bertugas," ulasnya.

Mereka juga harus membekali diri dalam upaya penanggulangan bencana. Peserta nantinya bakal memperoleh

"Kita harapkan bisa jadi satgas yang siaga sata bencana," terangnya.

Ada tiga regu ikut dalam pelatihan yang berlangsung di Alpha Hotel. Pelatihan ini berlangsung tiga hari untuk teori.

Pelatihan berlanjut ke lapangan selama dua hari. Ada beberapa lokasi jadi tempat latihan.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved