Waspada Virus Corona di Riau

Waspada Virus Corona di Riau, Masker Kosong Sejak 1 Bulan Lalu di Apotik Jalan A Yani Pekanbaru

Saat ini masker sedang kosong di apotek-apotek yang berada di Jalan A Yani, Pekanbaru.

Waspada Virus Corona di Riau, Masker Kosong Sejak 1 Bulan Lalu di Apotik Jalan A Yani Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Harga masker melonjak berkali-kali lipat di apotek Jalan A Yani Pekanbaru, pada Rabu (12/2/2020). Kini stok masker di beberapa apotek kosong. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

PEKANBARU - Pasca ditetapkannya dua warga Indonesia positif terserang virus corona, warga Pekanbaru beramai-ramai mencari masker di apotek.

Namun saat ini masker sedang kosong di apotek-apotek yang berada di Jalan A Yani, Pekanbaru.

Dedi yang sedang mencari masker di apotek Asean 2 Jalan A Yani mengatakan, dirinya sudah menanyakan beberapa apotek di Jalan A Yani ini dan semuanya menyampaikan masker sedang kosong. 

"Di Apotek Asean ini kosong dan Apotek Kartika serta beberapa apotek lainnya saya tanya juga kosong," ujar Dedi kepada Tribun, Selasa (3/3/2020).

Untuk itu Dedi berharap sekali tanggapan dari Pemerintah Provinsi dan juga Pemko Pekanbaru agar segera menyikapi kelangkaan masker ini.

"Kami sangat merasa khawatir sekali, karena Virus Corona ini sangat viral sekali pemberitaannya dan ditambah lagi sudah ada yang positif di negara kita ini," ucapnya.

Tingginya permintaan masker ini ternyata sudah terjadi sejak Januari 2020 kemarin.

Namun saat ini, ketersediaan masker mulai menipis bahkan kosong di sejumlah apotek di Pekanbaru.

Menurut pengakuan karyawan Apotek Asean 2 Dira, masker sudah kosong di Apotek Asean 2 sejak 1 bulan yang lalu.

Bahkan Januari lalu sudah banyak masyarakat memborong masker.

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved