Breaking News:

Karhutla di Riau 2020

AKIBAT Karhutla di Riau 2020, Lahan Terbakar di Dumai Mencapai 68,3 Hektar

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Afrilagan mengungkapkan, ‎sampai 3 Maret 2020

istimewa
AKIBAT Karhutla di Riau 2020, Lahan Terbakar di Dumai Mencapai 68,3 Hektar. Anggota Denrudal 004 Dumai ikut membantu memadamkan karhutla di Dumai. Hingga saat ini sudah 49,5 hektare lahan hangus akibat karhutla. 

AKIBAT Karhutla di Riau 2020, Lahan Terbakar di Dumai Mencapai 68,3 Hektar

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Afrilagan mengungkapkan, ‎sampai 3 Maret 2020 luas lahan terbakar di Dumai mencapai 68,3 hektar (Ha).

Ia menambahakan, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di kota Dumai, tersebar di beberapa kecamatan, yang paling parah terjadi di Kecamatan Sungai Sembilan, luas lahan terbakar kurang lebih seluas 40,5 Ha.

Diakuinya, 40,5 Ha yang ada di Sungai Sembilan tersebut, terjadi di Kelurahan Bangsal Aceh 13 Ha dengan penambahan luas dari hari sebelumnya 4 ha di jalan Paret Leman, Kelurahan Lubuk Gaung 19 Ha dan di Kelurahan Tanjung Penyebal 0,5 Ha, serta kelurahan batu teritip 8 Ha.

"Untuk kebakaran lahan di Kecamatan Medang Kampai ada 15,25 Ha dengan rincian, Kelurahan Teluk Makmur 11,25 Ha dan Kelurahan Guntung 3 Ha, serta kelurahaan Mundam 1 Ha, untuk kecamatan Medang Kampai tidak ada penambahan luas, " katanya, Rabu (4/2/2020).

Lebih lanjutditerangkanya, di Kecamatan Dumai Barat lahan yang terbakar seluas 4,75 Ha dengan rincian di Kelurahan Purnama 2 Ha, Kelurahan Bagan Keladi 2,25 Ha.

Afrilagan menjelaskan, Kecamatan Dumai Timur yang tebakar seluas, 3,55 Ha dengan rincian di Kelurahan Teluk Binjai 0,25 Ha, Kelurahan Tanjung Palas 2 Ha dan Kelurahan Bukit Batrem 0,3 Ha, serta kelurahaan jaya Mukti 1 Ha.

"Kebakaran lahan juga terjadi di Kecamatan Dumai Selatan seluas 4,25 Ha dengan rincian di Kelurahan Bukit Datuk 1,5 Ha, Kelurahan Bukit Timah 0,75 Ha, Kelurahan Mekar Sari 2 Ha," terangnya.

Disebutkanya, data- data tersebut hasil rekapitulasi dan laporan harian tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Dumai, dari Januari hingga 3 Maret 2020.

Untuk kesulitan, tambah Afrilagan, ada beberapa, seperti jauhnya sumber air dari lokasi titik Api, sumber air terbatas, kondisi jalan menuju titik api sulit, dan Angin kncang dan lain sebagainya.

"Meskipun begitu kita mungucapkan terima kasih terhadap TNI, Polri dan tim karhutla lainya yang sudah berjibaku dalam memadamkan karhutla yang ada di Dumai," imbuhnya.

Afrilagan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Dumai, jika menemukan titik api segera laporkan kepada pihaknya dan tim karhutla, namun jika mampu segera lakukan ‎pemadaman sebisanya agar api tidak meluas.

"Kita minta doa masyarakat Dumai, karena saat ini Tim Satgas Karhutla masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di beberapa titik di kota Dumai," pungkasnya.

Karhutla di Riau 2020 - Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra‎.

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved