Breaking News:

Dampak Virus Corona di Riau

Dampak Virus Corona di Riau, Ada Isu Penumpukan Bahan Makanan di Meranti, Disdagprinkop Lakukan Ini

Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti mengantisipasi isu mengumpulkan makanan

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Dampak Virus Corona di Riau, Ada Isu Penumpukan Bahan Makanan di Meranti, Disdagprinkop Lakukan Ini 

Dampak Virus Corona di Riau, Ada Isu Penumpukan Bahan Makanan di Meranti, Disdagprinkop Lakukan Ini

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti mengantisipasi isu mengumpulkan makanan dalam jumlah banyak untuk keperluan sehari-hari atau lebih dikenal dengan fenomena panic buying.

Hal ini sebagai antisipasi dari isu wabah virus corona yang kian merebak dan menjadi momok di tengah masyarakat.

Langkah antisipasi yang akan dilakukan adalah monitoring lapangan di pasar dan sejumlah minimarket yang ada di Selatpanjang.

Hal ini bertujuan memastikan sembilan bahan pokok makanan (sembako) aman di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Mohammad Aza Fahroni mengatakan untuk mengantisipasi adanya fenomena dan isu panic buying, tim perdagangan akan bekerjasama dengan Polres Kepulauan Meranti melakukan pemantauan ke gudang dan sejumlah minimarket dan toko sembako.

"Memang sampai saat ini kejadian seperti itu belum ada, ini sebagai langkah antisipasi saja. Namun jika ada mekanisme penumpukan akan kita proses, begitu juga untuk kebutuhan sendiri," kata Aza Kamis (5/3/2020).

Kepala Disdagprinkop-UKM itu juga menambahkan jika masyarakat tidak perlu resah, karena terkait Virus Corona ini sudah ditangani oleh pemerintah dan juga sudah dilakukan langkah-langkah antisipasi.

"Kita mengharapkan dan mengimbau bahwa untuk Corona sudah ditangani oleh pemerintah, jadi diminta kepada masyarakat untuk tenang dan tidak melakukan penumpukan pembelian barang untuk kepentingan pribadi yang berlebih dan kita juga tetap memantau," pungkas Aza.

Aza juga mengimbau kepada masyarakat tidak memborong barang-barang dalam jumlah besar dan meminta masyarakat agar tidak khawatir berlebihan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved