Edukasi Seks ke Pelajar, Safe Moms Riau Peduli Anak Korban Kekerasan Seksual

Safe Moms, sebuah komunitas yang memberi perhatian khusus kepada anak dan perempuan korban perbuatan bejat.

Edukasi Seks ke Pelajar, Safe Moms Riau Peduli Anak Korban Kekerasan Seksual
foto/istimewa
Komunitas Safe Moms mengedukasi anak tentang seks. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Siapa yang tidak miris dengan perbuatan bejat pelecehan dan kekerasan seksual. Hal inilah satu faktor terbentuknya komunitas Safe Moms.

Yakni sebuah komunitas yang memberi perhatian khusus kepada anak dan perempuan korban perbuatan bejat.

Terbentuknya komunitas ini bermula dari sebuah kasus pelecehan seks terhadap belasan anak di Kampar tahun lalu. Komunitas ini bernama Sex Education for Children and Moms (Safe Moms).

"Berawal dari kasus pelecehan seks oleh seorang pemuka agama di Kubang. Kita diskusi dan ingin berperan karena kasus kekerasan perempuan dan anak lagi marak," kata Ketua Safe Moms, Ali Syahban, Jumat (6/3/2020).

Ali mengatakan, Safe Moms baru terbentuk pada Januari 2020. Setelah terbentuk, komunitas yang diisi 12 orang itu langsung bergerak.

Memberikan konseling kepada anak korban pelecehan seks sebagai misi pertama yang mereka kerjakan.

Menurut Ali, Safe Moms terdiri dari 12 orang yang disebut dengan trainer. Berasal dari latar belakang yang berbeda. Antara lain, Duta Anak, Duta Genre dan Bujang Dara.

"Duta Anak lebih fokus pada kegiatan rehabilitasi, Duta Genre fokus pencegahan atau edukasi, sementara Bujang Dara ke Brand Ambassador," urai Ali memaparkan pembagian tugas trainer.

Komunitas Safe Moms ini dibantu puluhan volunteer dalam setiap kegiatan serta didukung oleh sejumlah donatur.

Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau (Unri) menyebutkan, ada tiga kasus di lokasi berbeda yang mereka tangani sejak terbentuk. Di Kubang ada 15 korban, Tenayan Raya dua korban dan Rumbai satu korban.

Halaman
123
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved