Nyaris Kecolongan, Beginilah Siasat Nelayan Vietnam Kelabui Patroli Ilegal Fishing Indonesia

Siasat nelayan Vietnam agar lolos dari patroli ilegal fishing di perairan Indonesia-Malaysia. ternyata mereka gunakan kode ini

TRIBUNPEKANBARU.COM/GURUH BUDI WIBOWO
Kapal patroli Bea Cukai menjaga kapal nelayan berbendera Taiwan yang disandarkan di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ada-ada saja modus yang dilakukan pelau pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia.

Baru-baru ini terungkap pelaku pencurian ikan merupakan warga negara Vietnam.

Untuk melancarkan aksinya, kapal yang dihuni nelayan Vietnam ini menggunakan kode C2 yang merupakan kode untuk kapal nelayan Malaysia.

Namun upaya mengelabui patroli pengamanan Indonesia tidak berhasil.

Tak Main-main Soal Kedaulatan, Zaman Menteri Susi, Kapal Nelayan China Pencuri Ikan Ditenggelamkan

Digunakan China Untuk Kawal Kapal Pencuri Ikan di Natuna, Ini Fungsi Kapal Coast Guard Sebenarnya

Usai Vietnam Curi Ikan di Natuna, Kini Laut Natuna Diklaim China, Menkopolhukam Angkat Bicara

Kapal Asing Pencuri Ikan akan Diberikan ke Koperasi Nelayan, Luhut : Ngapain Ditenggelamkan?

Kapal nelayan menyelamatkan perahu yang mengangkut tujuh penumpang selamat kapal feri MV Butiraoi yang hilang di perairan Pasifik di Kiribati.
Kapal nelayan menyelamatkan perahu yang mengangkut tujuh penumpang selamat kapal feri MV Butiraoi yang hilang di perairan Pasifik di Kiribati. (New Zealand Defence Force via Associated Press)

Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) berhasil membongkar siasat jahat tersebut.

Hasilnya memang ditemukan kelompok nelayan asal Vietnam di dalam kapal

KKP berhasil mengamankan lima kapal ikan asing asal Vietnam yang mencuri ikan di perairan Natuna Utara, beberapa waktu lalu. 

Selain mengamankan lima kapal ikan asing, Kapal Pengawas Perikanan KKP juga mengamankan 68 ABK. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meninjau lima kapal tersebut pada Rabu (4/3/2020). 

//

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved