Ini Pembagian Grup Liga 2, PSPS Ladeni Semen Padang Pada Laga Perdana

Menurut jadwal, laga perdana PSPS adalah menjamu Semen Padang pada 15 Maret mendatang di Stadion Rumbai.

Ini Pembagian Grup Liga 2, PSPS Ladeni Semen Padang Pada Laga Perdana
TRIBUN PEKANBARU / SYAFRUDDIN MIROHI
Pemain PSPS saat latihan. 

tribunpekanbaru.com - PSPS siap tempur menghadapi Liga 2 2020. Sesuai jadwal dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), PSPS akan menjamu Semen Padang pada laga perdananya 15 Maret mendatang, atau sehari setelah kick-off Liga 2 di Balikpapan.

Namun manajemen masih menunggu jadwal fix dari PT LIB, setelah manager meeting pada Jumat malam lalu di Jakarta. Namun untuk dua laga awal PSPS kemungkinan besar tidak ada perubahan.

"Sepertinya PSPS akan main tanggal 15 Maret menjamu Semen Padang di Pekanbaru," papar Media Officer PSPS, M Teza Taufik, Minggu (8/3) menjawab Tribun.

Untuk laga kandang kedua, Teza menyebut PSPS akan menjamu tim sekota, KS Tiga Naga, pada 19 Maret. "Pertandingan di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai," tuturnya.

Perubahan jadwal Liga 2 musim ini tidak terlalu signifikan dari draf yang sebelumnya beredar. Namun PSPS belum mengumumkan ke publik karena menunggu jadwal resmi.

Manager meeting di Jakarta pada Jumat (6/3) malam lalu, memutuskan Liga 2 kick off pada Sabtu 14 Maret. Pada hari pembukaan hanya ada satu laga yakni Persiba menjamu Kalteng Putra di Stadion Batakan, Balikpapan. Sedangkan pertandingan lainnya digelar mulai 15 Maret.

Kompetisi kasta kedua ini diikuti 24 klub yang dibagi dua wilayah, Barat dan Timur. Dua tim wakil Riau yakni PSPS dan Tiga Naga berada satu grup di wilayah Barat.

Manager KS Tiga Naga, Hidayat, juga mengaku ada sedikit perubahan jadwal dari draf sebelumnya. "Iya ada, Senin ini baru dikirim oleh PT LIB jadwal fix-nya. Setelah dapat, baru semuanya bisa kita pastikan. Insya Allah kita sudah siap tempur," terang Hidayat.

Pada manager meeting itu, PT LIB juga menyatakan menaikkan subsidi untuk 24 klub peserta. Dirut PT LIB, Cucu Somantri menegaskan, kenaikan subsidi sudah disesuaikan dengan kemampuan keuangan LIB. “Naiknya 15 atau 20 persen. Namun saya tidak bisa menyebutkan nominalnya,” kata Cucu.

Namun di laman resmi Liga Indonesia disebutkan besar kenaikan subsidi adalah Rp150 juta. Sehingga bila ditotal, masing-masing klub akan menerima Rp1,15 miliar semusim.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved