Terkuak Fakta Baru DIbalik Video Viral TKI Hancurkan Rumah Karena Istri Selingkuh di Ponorogo

viral di media sosial jika TKI yang bekerja di Korea ngamuk dan robohkan rumai saat mengetahui istrinya selingkuh hingga hamil.

Facebook
Detik-detik suami robohkan rumah saat tahu istri selingkuh dan hamil dengan cowok lain di Ponorogo 

Inilah fakta terbaru terkait video viral TKI Korea bawa buldoser untuk hancurkan rumahnya di Ponorogo setelah mengetahui sang istri selingkuh dengan pria lain. 

Sebelumnya viral di media sosial jika TKI yang bekerja di Korea ngamuk dan robohkan rumai saat mengetahui istrinya selingkuh hingga hamil. 

Ternyata, sepasang suami istri di Ponorogo ini telah bercerai secara resmi. 

Fakta Baru Video Viral TKI Korea Buldoser Rumah di Ponorogo, Sudah Cerai & Ternyata Harta Gono-gini
Fakta Baru Video Viral TKI Korea Buldoser Rumah di Ponorogo, Sudah Cerai & Ternyata Harta Gono-gini (Facebook)
 

Kejadian suami yang bekerja sebagai TKI Korea Selatan merobohkan rumah menggunakan buldoser dan viral tersebut terjadi di i Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. 

Suami istri yang berselisih asal Ponorogo tersebut diketahui berinisial HM dan NW yang merupakan warga Desa pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Jika sebelumnya berhembus kabar jika alasan suami membuldoser rumahnya akibat istrinya selingkuh, ternyata keduanya sudah resmi bercerai. 

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto mengakui adanya perobohan rumah milik pasangan yang sudah cerai tersebut.

Arief menuturkan perobohan rumah tersebut telah mendapat persetujuan dari kedua belah pihak, dan diketahui pihak Desa Pengkol.

Tak hanya itu, rumah yang dirobohkan ternyata adalah hasil dari harta gono gini pasangan suami istri tersebut. 

“Saya kurang tahu penyebabnya. Yang jelas pasangan itu sudah cerai. Rumah itu kan harta gono-gini.”

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved