Sudah Tiga Nyawa Anak Melayang, Wako Dumai Tinjau Waduk Maut di Lahan Pelindo

Warga minta ada pagar pembatas dan larangan berenang di waduk maut tersebut, yang sudah memakan korban tiga anak tewas.

Sudah Tiga Nyawa Anak Melayang, Wako Dumai Tinjau Waduk Maut di Lahan Pelindo
Tribun Pekanbaru
Wali Kota Dumai Zulkifli AS, saat meninjau waduk yang berada di lahan Pelindo Dumai, Selasa (10/3) lalu. Sudah ada tiga anak yang tenggelam di waduk ini. 

tribunpekanbaru.com - Wali Kota Dumai, Zulkifli AS, menijau lokasi waduk yang berada di lahan Pelindo Dumai, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Selasa (11/3) sore lalu.

Kedatangan Zul AS langsung disambut warga setempat, yang kemudian langsung melihat-lihat kawasan waduk yang cukup luas tersebut, namun tidak ada pagar pembatas.

Zulkifli AS mengaku, meninjau lokasi waduk yang berada di lahan Pelindo Dumai tersebut, karena waduk itu telah memakan korban jiwa.

"Menurut keterangan warga sekitar, sudah ada tiga korban anak-anak yang tenggelam di waduk ini. Makanya kita tinjau kemarin (Selasa), kita lihat apakah bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain," katanya Rabu (11/3), setelah membuka acara rapat Kepala Sekolah di Hotel Grand Zuri Dumai.

Ia menambahkan, saat melakukan peninjauan itu, memang kondisi waduk berdekatan dengan pemukiman, dan ada lokasi tempat olahraga serta bermain anak-anak. Selain itu, tidak ada pagar atau imbauan yang melarang anak-anak berenang.

Zulkifli AS menyebut, setelah melakukan peninjauan, dirinya akan berkoordinasi dengan OPD terkait, apakah waduk itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama, seperti dijadikan sumber bahan baku PDAM, atau lainnya.

"Ya, kita nanti akan koordinasi dengan pihak Pelindo juga, apakah dibuat imbauan di lokasi agar dilarang berenang, atau dipagar atau seperti apa, supaya anak-anak tidak lagi jadi korban di waduk ini," tambahnya.

Menurutnya, kondisi waduk yang airnya bersih tentu mengundang anak-anak untuk berenang. Namun waduk itu memiliki kedalam sekitar 3 meter, yang tentu sangat berbahaya bagi anak-anak yang bermain di sekitar waduk.

Sementara itu, Supri, salah satu warga sekitar waduk, meminta kepada pihak Pelindo Dumai selaku pemilik lahan untuk menutup atau memberi pagar kawasan itu, sebab sudah ada tiga nyawa melayang di waduk tersebut.

"Kita minta Pelindo menutup waduk ini, sebab kejadian ini sudah yang ketiga kalinya terjadi. Sudah tiga nyawa anak-anak tenggelam dalam waduk ini. Pemerintah juga harus bertindak sebelum masyarakat yang ambil tindakan," katanya.

Ia berharap kepada pihak yang terkait untuk menanggapi permasalahan ini, sebelum semakin banyak warga yang menjadi korban atas keberadaan waduk itu.

"Segera tutup atau diberi pagar waduk ini, sebelum makin banyak warga terutama anak-anak yang menjadi korban. Semoga bisa dimanfaatkan lebih baik lagi," ujarnya.

Sebelumnya, masyarakat Jalan Terikat, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, dihebohkan dengan kejadian tenggelamnya seorang anak laki-laki usia 10 tahun yang berenang bersama temannya di waduk Pelindo Dumai, pada Kamis (2/1) silam.

Anak yang tenggelam tersebut diketahui bernama Ilham Nur (10), warga Jalan Merdeka Baru, Gang Ikhlas. Bocah malang tersebut dievakuasi dari waduk dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved