Anak-anak di Suriah Kedinginan dan Membeku hingga Tewas, Dihujani Bom, Ayah Korban Curhat Begini

Anak-anak di Suriah Kedinginan dan Membeku hingga Tewas, Dihujani Bom, Ayah Korban Curhat Begini

World Bulletin via Intisari
Anak-anak di Suriah Kedinginan dan Membeku hingga Tewas, Dihujani Bom, Ayah Korban Curhat Begini 

Anak-anak di Suriah Kedinginan dan Membeku hingga Tewas, Dihujani Bom, Ayah Korban Curhat Begini

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bayinya tidak bergerak, tubuhnya menjadi panas lalu mendingin.

Sang ayah lalu membawanya ke rumah sakit dengan berjalan kaki.

Hal itu dilakukannya karena dia tak menemukan mobil, namun semua sudah terlambat.

Pada usianya yang baru menginjak 18 bulan, Iman Leila sudah membeku sampai mati.

Dalam cangkang beton setengah jadi, keluarga Leila telah menghabiskan tiga minggu bertahan pada suhu malam hari yang dingin, yang suhunya tak pernah lebih dari 20 derajat celcius.

"Saya menginginkan kehangatan," kata ayah Iman, Ahmad Yassin Leila sebagaimana dilansir Daily Watchng, Kamis (5/3/2020).

Ahmad Yassin Leila dan putrinya yang masih bayi, Iman, yang mati kedinginan.
New York Times
Ahmad Yassin Leila dan putrinya yang masih bayi, Iman, yang mati kedinginan.

"Saya hanya ingin anak-anak saya merasa hangat. Saya tidak ingin kehilangan mereka karena kedinginan."

"Saya tidak ingin apa-apa kecuali rumah dengan jendela yang dapat melindungi dari dingin serta angin."

Diketahui sebelumnya bahwa pemberontakan Suriah dimulai hampir tepat sembilan tahun yang lalu.

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved