Berita Pekanbaru

BOM Mortir Ditemukan Petugas Pemasang Pipa PLTG di Tenayan Raya Pekanbaru, Awalnya Dikira Besi Biasa

Sebuah bom mortir ditemukan saat proses penggalian tanah untuk pemasangan pipa PLTG di Kota Pekanbaru pada Kamis (12/3/2020) siang

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
BOM Mortir Ditemukan Petugas Pemasang Pipa PLTG di Tenayan Raya Pekanbaru, Awalnya Dikira Besi Biasa 

BOM Mortir Ditemukan Petugas Pemasang Pipa PLTG di Tenayan Raya Pekanbaru, Awalnya Dikira Besi Biasa

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebuah bom mortir ditemukan saat proses penggalian tanah untuk pemasangan pipa PLTG di Kota Pekanbaru pada Kamis (12/3/2020) siang.

Penemuan bom mortir itu tepatnya di Jalan Badak Ujung, Kelurahan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, sekitar pukul 12.00 WIB.

Penemuan mortir yang menurut perkiraan awal sudah tidak aktif ini, bermula saat pekerja dari PT Medco, sedang melakukan pengerjaan pemasangan pipa PLTG dari Kabupaten Siak, Ke Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

"Saat sedang bekerja, kebetulan itu juga daerah ex PT Bintan, letaknya di belakang Kantor Walikota Pekanbaru. Sedang bekerja dengan alat berat, tertariklah benda besi dari kedalaman 30 cm. Diperkirakan bom mortir," jelas Kapolsek Tenayan Raya, Kompol M. Hanafi Tanjung, Kamis sore.

Lanjut Hanafi, begitu terangkat, mortir itu selanjutnya diletakkan di permukaan tanah.   

Karyawan perusahaan kemudian melaporkan penemuan itu ke Polsek Tenayan Raya.

"Saya meluncur ke sana, bersama anggota Intel, Reserse dan Sabhara untuk mengamankan mortir itu. Sesampainya di sana, kita cek. Mortir tersebut diperkirakan memang terpendam sudah lama," papar Hanafi.   

Dari hasil pengukuran mortir itu memiliki panjang sekitar 175 centimeter, dan diameter 90 centimeter.

Beratnya ditaksir lebih dari 100 kg.

Hanafi memaparkan, penemuan mortir itu kemudian dikoordinasikan dengan TNI AU dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

"Kita coba koordinasi dengan personel dari TNI AU, Letkol Ali. Katanya itu (mortif) sudah tidak aktif. Tapi nanti akan diperiksa lagi untuk kepastiannya. Akan dievakuasi, dibawa oleh personel Angkatan Udara," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan salah seorang saksi yang merupakan warga setempat, lokasi penemuan bom mortir dahulunya sekira tahun 1980, pernah digunakan untuk latihan TNI AU.

Bom Mortir di Pekanbaru - Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda.

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved