Kasus Illegal Logging di Riau

Pelaku Illegal Logging Asal Lampung Kabur, Pondok Mereka Dibakar, Babat Hutan di SM Giam Siak Kecil

Tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, menggelar operasi penertiban aktivitas illegal logging (Ilog) atau pembalakan

Tribun Pekanbaru/Istimewa/BBKSDA Riau
Pelaku Illegal Logging Asal Lampung Kabur, Pondok Mereka Dibakar, Babat Hutan di SM Giam Siak Kecil 

Pelaku Illegal Logging Asal Lampung Kabur, Pondok Mereka Dibakar, Babat Hutan di SM Giam Siak Kecil

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, menggelar operasi penertiban aktivitas illegal logging (Ilog) atau pembalakan liar.

Operasi dilaksanakan di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil, di Kabupaten Bengkalis.

Sayangnya, saat petugas sampai di lokasi, para pelaku sudah lebih dulu melarikan diri.

Mereka memanfaatkan waktu sebelum kedatangan petugas.

Pasalnya, untuk mencapai lokasi, tidak bisa dilakukan dengan kendaraan.

Petugas harus menembus hutan berkilo-kilo meter, dari jalan utama.

Pelaku Illegal Logging Asal Lampung Kabur, Pondok Mereka Dibakar, Babat Hutan di SM Giam Siak Kecil
Pelaku Illegal Logging Asal Lampung Kabur, Pondok Mereka Dibakar, Babat Hutan di SM Giam Siak Kecil (Tribun Pekanbaru/Istimewa/BBKSDA Riau)

"Sudah melarikan diri semua, kemungkinan sudah tahu kita datang, ada mata-mata di luar, karena untuk ke lokasi Ilog, kita harus menempuh jarak 10 km jalan kaki," kata Heru Sutmantoro, Kepala Bidang (Kabid) Wilayah II BBKSDA Riau, Kamis (12/3/2020).

"Para pelaku Ilog menggunakan menara dari pohon untuk mendapatkan sinyal," sambung dia lagi.

Disebutkan Heru, di lokasi petugas menemukan kayu hasil Ilog yang sudah berbentuk olahan, berupa papan dan broti sebanyak 10 kubik.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved