Rawan Celaka!, Sambungan Jembatan Maredan Makin Merenggang, Begini Penampakannya

Sambungan di badan jembatan Sultan Syarif Hasyim (SSH) Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak makin merenggang. Warga cemas karena rawan celaka

Rawan Celaka!, Sambungan Jembatan Maredan Makin Merenggang, Begini Penampakannya
mayonal putra / Tribunpekanbaru.com
RAWAN CELAKA - Sambungan Jembatan Maredan tampak makin merenggang pada Rabu (12/3/2020). Renggangan tersebut rawan celaka bagi warga yang melintas. 

Warga Cemas Sambungan Jembatan Maredan Makin Merenggang, Begini Penampakannya

TRIBUNSIAK.COM - Sambungan di badan jembatan Sultan Syarif Hasyim (SSH) Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak semakin merenggang. Warga Tualang yang menggunakan jembatan itu setiap hari cemas dan mulai panik.

"Setiap mau lewat jembatan itu saya berdebar-debar. Tingkat kerenggangan sambungan di atas jembatan itu semakin lebar," kata Tara, warga Perawang kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (12/3/2020).

Tara menceritakan pengalamannya saat lewat di malam hari pada jembatan itu. Ia mengendarai sepeda motor dari Siak ke Perawang sekitar pukul 21.00 WIB. Lampu-lampu jembatan tidak nyala, sehingga lintasan di badan jembatan pun gelap.

"Sata nyaris terjatuh saat menginjak sambungan jembatan yang merenggang. Saat saya tiba di rumah, saya lihat velg motor saya baling," kata dia.

Tara yang juga aktif di LSM di kabupaten Siak kerap mengkritisi kondisi jembatan itu.
Sebab, renggangan sambungan jembatan Maredan itu makin melebar sejak beberapa bulan terakhir.

Namun, ia hanya mendapat cemooh karena tidak mungkin protes yang dilayangkannnya melalui beragam medium didengar Pemerintah Provinsi Riau.

"Emang kamu didengar sama gubernur, sok-sok protes kondisi jembatan itu. Bahasa-bahasa seperti itu yang justru dikatakan pada saya saat saya coba angkat soal jembatan itu," kata dia.

Padahal, menurut Tara, warga Tualang sebenarnya cemas dan panik dengan kondisi jembatan. Sebab, jembatan itu adalah satu-satunya akses menuju Siak dari Tualang.

"Jembatan ini juga telah menjadi urat nadi ekonomi masyarakat. Jadi saya kira wajar ada kecemasan dan kepanikan saat ini," kata dia.

Ia juga berupaya mengedukasi masyarakat bahwa kewenangan jembatan itu ada pada pemprov Riau. Sedangkan kebanyakan warga menganggap itu tanggungjawab Pemkab Siak.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved