NBA

Usai Liga Italia, Kini Virus Corona Ganggu NBA, Kompetisi Bola Basket Itu Resmi Dihentikan Sementara

Wabah Virus Corona mengganggu seluruh agenda penting di dunia, termasuk Liga Italia yang beberapa waktu lalu resmi dihentikan sementara.

GEORGE FREY / AFP
Centre Utah Jazz, Rudy Gobert. NBA akan menunda pertandingan setelah Rudy Gobert dinyatakan positif virus corona. 

Usai Liga Italia, Kini Virus Corona Ganggu NBA, Kompetisi Bola Basket Itu Resmi Dihentikan Sementara

Wabah Virus Corona mengganggu seluruh agenda penting di dunia, termasuk Liga Italia yang beberapa waktu lalu resmi dihentikan sementara.

Kini Virus Corona juga menjamah ke Amerika, kompetisi Bola Basket populer NBA resmi dihentikan sementara waktu.

NBA telah ditangguhkan "sampai pemberitahuan lebih lanjut" setelah center Utah Jazz, Rudy Gobert dinyatakan positif mengidap virus Corona pasca serangkaian tes.

Berita penghentian sementara kompetisi NBA diumumkan pada Rabu malam (11/3/2020) waktu Amerika Serikat atau Kamis pagi hari WIB.

Pemain NBA, Utah Jazz, Rudy Gobert.
Pemain NBA, Utah Jazz, Rudy Gobert. (instagram @rudygobert27)

Pengumuman dari otoritas NBA pun dikeluarkan ketika beberapa tim masih memainkan pertandingan mereka, yang sangat mungkin menjadi pertandingan terakhir mereka pada musim ini..

//

"NBA akan menggunakan hiatus (penundaan) ini untuk menentukan langkah selanjutnya dam bergerak maju sehubungan dengan pandemi virus Corona," bunyi pernyataan resmi NBA.

Dikutip dari nydailynews.com, Rudy Gobert berada di Maddison Square Garden seminggu yang lalu bermain melawan Knicks, tetapi terdaftar sebagai pemain keluar sebelum pertandingan Utah Jazz hari Rabu melawan Oklahoma City Thunder karena sakit.

Tepat sebelum tip off pertandingan, seorang staf medis dari Thunder bergegas menemui otoritas berwenang.

Laga itu tiba-tiba ditangguhkan dan kurang dari satu jam kemudian, seluruh pertandingan NBA pun resmi ditangguhkan sementara waktu.

Sebelumnya, otoritas NBA tiba pada kesepakatan bahwa kompetisi tetap untuk terus dimainkan meski tanpa kehadiran penonton

Menurut ESPN, ketika beberapa tim ingin menunda pertandingan, News York Knicks dilaporkan sebagai satu-satunya tim yang tidak menginginkan penundaan kecuali sudah ada mandat dari pemerintahan Amerika Serikat.

Sementara itu, diagnosis positif virus Corona pada Rudy Gobert pun menjadi semacam alarm mengkhawatirkan.

 

Padalah pihak NBA sendiri telah memberlakukan pembatasan untuk media dengan melarang wartawan berdekatan dan berjarak enam kaki dari atlet dan pelatih ketika melakukan wawancara.

Pada konferensi pers, Senin (9/3/2020), center dari Jazz Utah, Rudy Gobert, terlihat dengan congkak nan sombong menjadikan wabah virus Corona sebagai bahan lelucon di depan para awak media yang meliput.

Pebasket asal Prancis itu terlihat mengusap-usap mikrofon dan peralatan media di ruang konferensi pers, seakan-akan membercandai himbauan untuk tak menyentuh benda sembarangan.

Pada hari Rabu atau Kamis (12/3/2020), dirinya pun positif mengidap virus Corona setelah menjalani tes dan hal itu menjadi “ketok palu” otoritas NBA untuk menghentikan kompetisi sementara waktu, termasuk menunda laga Utah Jazz melawan Oklahoma City Thunder.

 

Langkah preventif NBA

Sebelum virus Corona membuat NBA dihentikan, otoritas disana sudah melakukan langkah pencegahan.

Virus Corona pun membuat event olahraga basket terbesar disana, NBA merekomendasikan 10 hal baru kepada para pebasket yang berkompetisi disana.

Salah satu rekomendasi utama dari otoritas NBA yaitu larangan untuk melakukan aksi tos tangan alias high-five.

Sebelumnya, aksi tos merupakan hal umum yang dilakukan para pemain NBA saat tengah berada di dalam maupun luar lapangan.

Gestur yang melibatkan dua telapak tangan dari dua orang berbeda ini memiliki arti "persetujuan" atau "kekompakan".

Biasanya, seorang pemain NBA akan melakukan tos apabila berhasil melakukan sesuatu yang memberi keuntungan untuk timnya, mulai dari mencetak poin, memblok tembakan lawan, sampai mencuri bola dari lawan.

Aksi ini biasa dilakukan dengan rekan satu tim atau penonton.

Selain itu, penonton juga acap mendapat kesempatan melakukan tos dengan para pemain saat mereka masuk atau keluar lapangan.

Di luar aksi tos, NBA juga merekomendasikan larangan untuk berfoto bersama, menerima benda seperti pena dan spidol, serta bola dan jersey dari para penonton untuk ditandatangani. 

Menurut otoritas NBA, rekomendasi tersebut dianggap penting karena proses penyebaran virus Corona terjadi melalui kontak atau sentuhan, bukan udara.

"Kami juga melakukan komunikasi reguler satu sama lain, tim-tim NBA, para profesional liga lainnya, dan tentu saja, Anda semua," tulis otoritas NBA pada memonya untuk para tim basket, dilansir dari The Associated Press.

( Tribunnewswiki.com / Ris )

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved