10 Dokter Terlibat Masih Kesulitan Ungkap Kejiwaan Siswi SMP Pembunuh Bocah, Kini Disuruh Menggambar

Hingga saat ini dokter masih kesulitan mengungkap kejiwaan Siswi SMP yang buhun bocah 6 tahun, meski sudah 10 dokter dikerahkan

kolase Youtube dan TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Salah satu gambar yang dibuat oleh Siswi SMP yang bunuh bocah 6 tahun sebelum melakukan pembunuhan, dan kepala dokter kejiwaan yang bertugas mengungkap kejiwaan pelaku 

Hingga saat ini dokter masih kesulitan mengungkap kejiwaan Siswi SMP yang buhun bocah 6 tahun, meski sudah 10 dokter dikerahkan, namun bisa dikatakan masih kelimpungan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hingga saat ini kasus pembunuhan yang dilakukan siswi SMP pada bocah 5 tahun masih belum menemukan titik terang.

Berhadapan dengan polisi atas kasus pembunuhan, siswi SMP ini justru terlihat tenang dan santai.

Semua pertanyaan yang diberikan oleh polisi hingga dokter dapat dijawab oleh NF dengan baik.

Tak ada satu pun pertanyaan yang tidak dijawab oleh gadis remaja berusia 15 tahun ini.

Bahkan pembunuh bocah lima tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat ini mau bercerita sebelum diberi pertanyaan oleh polisi.

"Ditanya tidak pernah tidak menjawab, dia (pelaku) selalu jawab, dia ngomong.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto (kanan) dan Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo (kiri) usai melakukan olah tkp pembunuhan APA (6) oleh NF (15) di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). (Inset atas) gambar perempuan terikat dan curahan hati NF di buku hariannya. (Inset bawah) Rumah TKP pembunuhan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto (kanan) dan Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo (kiri) usai melakukan olah tkp pembunuhan APA (6) oleh NF (15) di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). (Inset atas) gambar perempuan terikat dan curahan hati NF di buku hariannya. (Inset bawah) Rumah TKP pembunuhan. (TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci)

"Tenang, santai, sebelum kita tanya pun dia langsung cerita," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020), dikutip dari Kompas.com

Sikap tak bisa NF ini sontak membuat polisi dan dokter kejiwaan menjadi heran.

Sedikit pun tak ada ekspresi sebuah penyesalan yang ada di raut wajah NF.

Tak tanggung-tanggung, sudah ada 10 dokter yang diturunkan untuk menangani kasus pembunuhan yang dilakukan oleh NF ini.

Sayangnya dari pemeriksaan, para dokter belum juga menemukan jawaban atas apa yang terjadi pada remaja SMP ini.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved