Kampar

Anak 15 Tahun di Kampar Kiri Hilir Diduga Jadi Korban Persekusi, Ditemukan Orangtua Dibakar Massa

Saat pulang ia melihat anaknya DM dalam keadaan tanpa busana, sekujur tubuhnya terbakar dengan api masih menyala

Banjarmasin Post
ILUSTRASI 

BANGKINANG - Seorang anak dibawah umur diduga menjadi korban persekusi di Dusun Gunung Makmur Desa Rantau Kasih Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

Kejadian presekusi ini terjadi Senin (9/3/2020) lalu. Mirisnya korban DM (15)  dipresekusi oleh sembilan orang dan juga di bakar dalam keadaan sadar.

Kasubbag Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra, Jumat (13/3) membenarkan ada kejadian presekusi tersebut.

Ia mengatakan terkait kasus tersebut pihak Polsek Kampar Kiri Hilir sudah menangkap satu orang tersangka berinisial IZ.

"Tersangka lain masih dalam pengejaran tim dari Polsek Kampar Kiri Hilir," ungkapnya.

Ia menuturkan karena perkara masih dalam pengembangan, hanya itu informasi yang bisa disampaikan.

Bocah 8 Tahun Dipersekusi Temannya Disuruh Minum Air Kencing, Dibilang Teh Manis, Ini Kata P2TP2A

Apes, Penjual Nomor Togel di Kampar, Riau Gagal Dapat Pelanggan, Malah Ditangkap Polisi

Informasi yang dihimpun dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Riau, Jumat, menyebutkan korban saat ini masih dirawat di sebuah rumah sakit mengingat lukanya cukup parah.

Berdasarkan keterangan pelapor berinisial SN warga Desa Rantau Kasih dalam laporan pihak kepolisian menjelaskan Senin (9/3/2020) sekira pukul 21.30 Wib pelapor pulang kerumahnya setelah bermain dari rumah temannya.

Sesampainya dirumah, pelapor terkejut melihat banyak orang yang berada di depan rumahnya sekitar 10 orang dan melihat anaknya DM dalam keadaan telanjang bulat, sekujur tubuhnya terbakar dengan api masih menyala.

Saat itu anaknya di kerumuni serta di bentak-bentak oleh orang-orang yang berada ditempat kejadian yang salah satunya dikenal pelapor dengan inisial RZ.

Melihat kondisi anaknya tersebut, pelapor syok dan meminta tolong kepada saksi bernama Doni yang kebetulan pada saat itu lewat di depan rumah pelapor.

Doni berusaha melerai perbuatan orang-orang tersebut, dan pelapor terus berteriak meminta tolong, sehingga banyak warga yang berdatangan.

Setelah warga sudah banyak yang datang, orang-orang menghentikan perbuatannya.

Kemudian korban dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis ke praktek bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Atas kejadian ini DM mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, dan saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Selasih, Kerinci Kabupaten Pelalawan. (TribunPekanbaru/Ikhwanul Rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved