Siaga Virus Corona di Riau

Dampak Virus Corona, Museum Sang Nila Utama Riau Ditutup Hingga Dua Pekan ke Depan

Dampak mewabahnya virus corona membuat sejumlah tempat umum yang ada di Pekanbaru ditutup.

Dampak Virus Corona, Museum Sang Nila Utama Riau Ditutup Hingga Dua Pekan ke Depan
Dokumentasi TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah siswa SMP Negeri 18 Pekanbaru menyaksikan benda-benda sejarah yang dipajang di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Selasa (4/4). 

Dampak Virus Corona, Museum Sang Nila Utama Riau Ditutup Hingga Dua Pekan Kedepan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dampak mewabahnya virus corona membuat sejumlah tempat umum yang ada di Pekanbaru ditutup.

Salah satunya adalah Museum Sang Nila Utama.

Museum koleksi barang-barang bersejarah di Riau ini akan ditutup untuk pengunjung selama dua pekan kedepan.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserisal Zein, menjelaskan, pihaknya mengikuti instruksi dari Gubernur Riau, dimana kegiatan untuk di luar ruangan dan keramaian dikurangi, mengantisipasi merebaknya virus Corona (Covid-19).

“Pengunjung kita di museum Sang Nila Utama itu setiap harinya itu dari pelajar. SD, SMP, SMA, mahasiswa, bahkan dari peneliti. Jadi untuk menghindari dan mengantisipasi merebaknya virua Corona, museum kita tutup sementara, baik untuk umum ataupun pelajar, sesuai dengan instruksi Gubernur,” kata Kadis Kebudayaan, Raja Yoserizal Zein didampingi Sekretaris Disbud, Fuadi, Senin (16/3/2020).

Pihaknya khawatir jika museum dibuka, para pelajar dan mahasiswa memanfaatkan waktu libur sekolah berkunjung ke museum. Karena hampir setiap hari museum Sang Nila Utama di kunjungi pelajar.

Untuk itulah perlu dihimbau kepada sekolah-sekolah dan mahasiswa untuk tidak mengunjungi museum sesuai dengan instruksi Gubernur, 16-30 Maret 2020.

“Setelah waktu libur usai, kita kembali akan membuk museum Sang Nila Utama," ucapnya.

Yose mengatakan pengunjung yang datang ke Museum itu dalam satu bulan itu mencapai 10 ribu pengunjung.

"Apalagi di hari Sabtu dan Minggu itu ramai. Termasuk pada hari kamis juga ramai, karena kita ada pagelaran musik melayu,” katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved