JOKOWI Larang Pemerintah Daerah Berlakukan Lockdown, 'Saya Tegaskan, Lockdown Kebijakan Pusat'

Pemerintah daerah dilarang mengambil kebijakan Lockdown mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Youtube KompasTV
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar kementerian tersebut melakukan kalkulasi mendetail terkait kebijakan meliburkan (belajar dari rumah) sekolah.

Di mana, kondisi di tiap sarana pendidikan atau wilayahnya berbeda-beda.

===

Pemerintah daerah dilarang mengambil kebijakan Lockdown mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/03/2020).

Jokowi menyebut, kebijakan itu sepenuhnya ada di pemerintah pusat.

"Perlu saya tegaskan, yang pertama bahwa kebijakan Lockdown baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah adalah kebijakan pemerintah pusat," kata Jokowi.

"Kebijakan ini tidak boleh diambil oleh pemerintah daerah, dan sampai saat ini tidak ada kita berpikiran ke arah kebijakan Lockdown," tegasnya.

Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). WNI yang sebelumnya transit terlebih dahulu di Batam tersebut dievakuasi dari Wuhan, China, akibat merebaknya wabah Virus Corona. TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI/LETNAN KUNCORO
Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). WNI yang sebelumnya transit terlebih dahulu di Batam tersebut dievakuasi dari Wuhan, China, akibat merebaknya wabah Virus Corona. TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI/LETNAN KUNCORO (TRIBUNNEWS)

Kepala Negara menjelaskan, saat ini yang paling penting adalah mengurangi mobilitas orang dan menjaga jarak.

"Sekarang ini yang paling penting yang perlu dilakukan bagaimana kita kurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain."

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved