Siaga Virus Corona di Riau

Virus Corona Menyasar Indonesia, Pemkab Pelalawan Kurangi Dinas Luar, dan Liburkan Sekolah

Tak Hanya Meliburkan Sekolah, Pemkab Pelalawan Riau Kurangi DL Pejabat serta Tiadakan Apel dan Senam Pagi

Virus Corona Menyasar Indonesia, Pemkab Pelalawan Kurangi Dinas Luar, dan Liburkan Sekolah
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris memberikan instruksi dalam pertemuan bersama seluruh Kepsek dan Kepala Puskesmas terkait Covid-19, Senin (16/3/2020). Seluruh siswa di Pelalawan akhirnya diliburkan mulai 16 sampai 30 Maret. 

Virus Corona Menyasar Indonesia, Pemkab Pelalawan Kurangi Dinas Luar, dan Liburkan Sekolah

Tak Hanya Meliburkan Sekolah, Pemkab Pelalawan Riau Kurangi DL Pejabat serta Tiadakan Apel dan Senam Pagi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau akhirnya meliburkan siswa sekolah selama 14 hari kedepan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 mulai tanggal 16 sampao 30 Maret.

Keputusan libur ini sesuai dengan instruksi Gubernur Riau Syamsuar yang telah merumahkan siswa sekolah. Namun tidak hanya anak sekolah saja yang diatur dalam kebijakan ini.

Pemda juga mengurangi aktivitas seluruh pegawai di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkecil kemungkinan penularan virus corona.

Menurut Bupati Pelalawan, HM Harris, pemda telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kewaspadaan dan pencegahan penularan virus corona.

Di antaranya pejabat dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri, mengurangi aktivitas di tempat umum dan keramaian, menunda dan membatasi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang.

"Untuk kegiatan dinas ke luar daerah juga dibatasi. Jika agendanya penting dan urgen, silahkan saja. Tapi kalau hanya bersifat seremonil, kita larang hadir," beber Bupati Harris.

Selain itu, lanjut Harris, jika kegiatan yang akan diikuti di kota atau daerah yang sudah ada suspect penyakit corona dan bahkan telah positif, perjalanan dinas itu akan dibatalkan.

Dikhawatirkan pejabat yang bersangkutan tertular virus yang berasal dari Wuhan tersebut, selama berkegiatan dan kontak di daerah tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pelalawan, Fakhrurrozy menyatakan, SE yang ditandatangani Bupati Harris telah disebar ke seluruh OPD.

Di samping mengurangi aktivitas dinas ke luar negeri dan luar daerah, kegiatan lain juga dikurangi.

"Apel pagi dan senam kebugaran juga untuk sementara ditiadakan," tutur Fakhrurrozy.

Selain itu, fingger print atau absesnsi menggunakan jari juga tidak diberlakukan. Termasuk kegiatan-kegiatan mengumpulkan orang banyak.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung ) 

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved