Cegah Penyebaran Virus Corona

NEWS VIDEO: Diliburkan Karena Corona, Puluhan Pelajar di Dumai Terjaring Razia Main di Warnet

Namun sangat disayang, atas kebijakan diliburkan itu, ternyata banyak peserta didik yang beraktivitas diluar seperti bermain di Warung Internet

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Pemerintah Kota Dumai, mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan peserta didik mulai dari, TK, SD hingga SMP, terhitung sejak 16 hingga 30 Maret 2020 mendatang‎.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, serta menganjurkan anak-anak untuk berdiam diri di rumah. 

Namun sangat disayang, atas kebijakan diliburkan itu, ternyata  banyak peserta didik yang beraktivitas diluar seperti bermain di Warung Internet (Warnet). 

Hal itu terlihat dalam razia yang digelar Satuan Polisi Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai yang berhasil menemukan  puluhan pelajar yang sedang asik bermain warnet, pada Selasa (17/3/2020).

Kepala Satpol PP Dumai, Bambang Wardhoyo mengungkapkan, Razia ini pihaknya  laksanakan sesuai himbauan Gubernur Riau dan Walikota Dumai yang meliburkan peserta didik untuk belajar di rumah dengan tujuan pencegahan penyebaran Covid-19, bukan untuk bermain warnet.

Dijelaskannya, dalam razia itu, petugas menyisir tiga lokasi warnet yaitu, di Jalan Pepaya, Merdeka dan Sudirman, dan  berhasil menemukan  puluhan pelajar yang sedang menikmati bermain di warnet tersebut. 

"Puluhan Pelajar yang  kita temukan, dilakukan pendataan, dan kita berikan pemahaman terhadap libur yang diberikan bukan untuk bermain diluar. Akan tetapi belajar di rumah mengingat penyebaran virus corona sudah sangat memprihatinkan," katanya.

Dalam razia, tambahnya, Satpol PP mendapati sebanyak 32 siswa kelas 1 sampai kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dari beberapa  warnet yang telah didatangi oleh pihaknya tersebut. 

Diakuinya, Petugas juga telah melakukan pendataan seperti mencatat nama, asal sekolah dan alamat rumah. Setelah didata para pelajar disuruh bubar dan kembali ke rumahnya masing-masing.

"Selama libur sekolah Satpol PP akan patroli ke warnet-warnet yang ada di kota Dumai," sebutnya.

Bambang  mengimbau kepada seluruh pelaku usaha warnet untuk ikut membantu mengawasi dan tidak membiarkan anak-anak bermain warnet terutama pada saat jam belajar. 

Selain itu, tambahnya, peranan orangtua dalam mengawasi anak juga menjadi poin penting terkait pencegahan Covid-19 ini, jangan biarkan anak-anak terlalu lama bermain di luar, apalagi sampai bermain di warnet‎. 

Diakuinya, waktu belajar dirumah yang panjang ini, seharusnya dilakukan se optimal mungkin, karena dengan memberikan pemahaman kepada anak-anak, tentunya pencegahan Covid -19 ini bisa benar-benar optimal.

"Puluhan pelajar itu  sudah kita data, jika ditemukan kembali bermain warnet selama liburan ini akan kita berikan tindakan dengan membawa peserta didik ke kantor Satpol PP dengan tujuan memberikan peserta didik pembinaan bekerjasama dengan dinas dan instansi terkait, dan akan kita panggil orang tuanya," pungkasnya

Sementara, berdarkan pantauan dilapangan, puluhan pelajar mulai dari SD, SMP bahkan SMA tengah asik bermain di warnet, saat Satpol PP datang, puluhan pelajar tersebut terkejut. Terlihat kasatpol PP memberikan pemahaman kepada pelajar tersebut untuk tidak lagi bermain di warnet, akan tetapi  belajar di rumah sesuai intruksi dari Walikota Dumai, Zulkifli As. 

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved