Cegah Penyebaran Virus Corona

Sampel Pasien Suspek Corona Riau Diuji di Jakarta, Tak Adakah Yang Bisa Uji Sampel di Riau?

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta bantuan dan dukungan universitas yang ada di Riau dalam pengujian sampel pasien suspek corona.

tribunpekanbaru/theo risky
Dinas Perhubungan Pekanbaru melakukan sterilisasi di Bus Transmetro dan Halte untuk mencegah penyebaran virus corona. Penyemprotan dilakukan 

Sampel Pasien Suspek Corona Riau Diuji di Jakarta, Tak Adakah Yang Bisa Uji Sampel di Riau?

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta bantuan dan dukungan universitas yang ada di Riau dalam pengujian sampel pasien suspek corona.

Sebab hingga saat ini sampel pasien suspek corona di Riau harus dikirim ke Litbangkes Kementrian Kesehatan di Jakarta untuk pengujian sampelnya.

Sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk menunggu hasilnya. Sebab sampel harus dikirim ke jakarta dan harus menunggu antrian karena seluruh sampel pasien suspek corona dari seluruh daerah di Indonesia terpusat di Litbangkes.

"Di Riau ada 17 pasien suspek corona, alhamdulillah sembilan orang dinyatakan negatif, masih ada delapan lagi yang menunggu hasil uji sampelnya. Sampai sekarang belum tau hasilnya, karena sampelnya dikirim ke Jakarta," kata Syamsuar berharap Labor Unri bisa dijadikan tempat penelitian dan pengujian sampel suspek corona di Riau, Selasa (17/3/2020).

"Makanya kami minta bantuan dan dukungan Prof Aras Mulyadi (Rektor Unri) agar menjadikan Labor unri sebagai tempat pengecekan sampel virus corona," imbuhnya.

Pihaknya optimis jika Labor Unri bisa dimanfaatkan sebagai pusat pengujian sampel pasien suspek corona akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

Khususnya bagi pasien suspek corona yang tidak perlu menunggu lama lagi untuk mengetahui hasil uji sampelnya.

"Supaya masyarakat Riau dapat diberi kemudahan dalam mengecekan sampelnya, sehingga bisa lebih cepat diketahui hasilnya terhadap pasien-pasien yang suspek virus corona di Riau," ujarnya.

Namun bagaimana kesiapan pihak Unri untuk merealiasikan harapan Gubri tersebut, sejauh ini belum ada jawaban dati pihak kampus. Konfirmasi yang tribun lakukan melalui sambungan telepon dan pesan singkat whatapps ke nomor telepon Rektor Unri, Prof Aras Mulyadi tidak kunjung ada balasan.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved