Karhutla

NEWS VIDEO: 98 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Dumai, Sungai Sembilan Terparah

Dari 98 Hektar hutan dan lahan yang terbakar di kota Dumai, dimana kecamatan Sungai Sembilan terparah mencap‎ai kurang lebih 62 hektar.

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di kota Dumai masih terjadi, bahkan hingga 18 Maret 2020, Badan Penanggulan bencana daerah (BPBD) Kota Dumai, telah mendata, sebanyak 98,05 Hektare (Ha) hutan dan lahan terbakar. 

Dari 98 Hektar hutan dan lahan yang terbakar di kota Dumai, dimana  kecamatan Sungai Sembilan terparah mencap‎ai kurang lebih 62 hektar. 

Untuk mengetahui dan memberikan semangat kepada tim gabungan dan petugas ‎dilapangan, Walikota Dumai, Zulkifli As, didampingi Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Dumai, Afrilagan meninjau Karhutla yang Terparah di Kota Dumai, yakni di Sungai Sembilan. 

Terlihat Walikota Dumai, Zulkifli As menyaksikan Karhutla yang terjadi di Sungai sembilan, sambil berdiskusi dan berbincang bincang bersama Kepala BPBD Dumai, Afrilagan ditemani dengan Kasatpol PP Provinsi, Zainal. Z. 

Disela pantauanya, Zulkifli As mengaku, Karhutla yang terjadi di Kecamatan  Sungai Sembilan ‎ini memang terlihat luar, diperkirakan ada sekitar 60 Ha yang terbakar. 

"Kita mengucapkan terima kasih kepada Tim satgas ‎darat Karhutla Dumai, yang sudah bersusah payah sampai saat ini untuk melakukan pemadaman disini (Sungai Sembilan), bahkan sudah ada bantuan tenaga dari satpol PP Provinsi," katanya, Rabu (18/3/2020). 

Ia menambahkan,  memang kondisi alamnya yakni tanah gambut ditambah angin kencang maka karhutla akan melebar di Sungai sembilan ini, namun untuk bahan baku air sejauh ini terlihat mencukupi, hanya saja memang kondisi alamnya yang membuat petugas terlihat kualahan dalam melakukan pemadaman dan pendinginan. 

Zulkifli As meminta kepada petugas dilapangan untuk tidak memaksakan diri, karena kesehatan dan keselamatan petugas lebih utama. Jika kondisi angin kencang dan kepulan asap tebal mengarah ke petugas maka beristirahatlah. 

"Kita juga tadi melihat kondisi Karhutla tinggal pendinginan saja, namun jika angin kencang bisa jadi hidup lagi, makanya tadi saya lihat petugas masih berjibaku untuk melakukan pendinginan dilokasi ini," sebutnya. 

Dirinya berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, dan jika ada waktu bisa membantu petugas dilapangan untuk melakukan pemadaman di lokasi. 

"Memang Karhutla ini peran kita bersama jadi mari bersama- sama untuk mencegah dan menanggulangi ‎Karhutla di kota Dumai," sebutnya. 

Sementara, Kasatpol PP Provinsi Riau, Zainal Z mengaku, untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi Sungai Sembilan berjumlah  60 orang. 

"Kita sudah  dua minggu disini untuk membantu pemadaman dan pendinginan, dan ini sudah tiga tim secara bergantian, dan kondisi petugas saat ini masih sehat dan segar bugar," pungkasnya. (donny kusuma)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: aidil wardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved