Penyelundupan Orangutan di Riau, Dibawa dari Sumut Menuju Sumatera Barat, Dititip Pakai Kargo Bus

Tim gabungan dari Seksi Wilayah II Sumatera BBKSDA Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Orangutan di Riau

Penyelundupan Orangutan di Riau, Dibawa dari Sumut Menuju Sumatera Barat, Dititip Pakai Kargo Bus
Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda
Petugas mengamankan 1 ekor anak Orangutan dalam upaya penyelundupan Orangutan di Riau, Sabtu (21/3/2020). Anak Orangutan itu dibawa dari Sumatera Utara menuju Sumatera Barat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tim gabungan dari Seksi Wilayah II Sumatera Balai Gakkum KLHK bersama Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Orangutan di Riau .

Operasi pengungkapan ini dilakukan pada Sabtu (21/3/2020), sekitar pukul 06.00 WIB di daerah Tabek Gadang, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Disampaikan Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Eduard Hutapea, awalnya petugas mendapat informasi akan ada penyelundupan Orangutan di Riau dari Sumatera Utara (Sumut) ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Data dan informasi awal itu, kemudian kita kembangkan. Kita berhasil menemukan tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, di sekitaran persimpangan Jalan SM Amin dan Jalan HR. Soebrantas Pekanbaru, satu unit kendaraan bus yang membawa satwa itu," jelasnya.

Setelah berhasil dihadang dan diamankan, sopir bus yang mengangkut satwa itu pun langsung dimintai keterangan.

"Berdasarkan keterangannya, betul dibawa dari Sumut, akan dibawa ke Padang, Sumbar. Dari keterangan itu kita simpulkan, pengiriman dilakukan lewat jasa cargo, hanya saja dibawa dengan menggunakan bus," ungkapnya.

Lebih jauh dia menyebutkan, penyelundupan Orangutan di Riau berupa satu anakan Orangutan .

Kabur dari Rumah, Gadis 16 Tahun Dicabuli 3 Pria Selama 3 Hari, Bermula dari Kenalan di Warnet

Ayah di Pekanbaru Cabuli Anak Kandung Sampai Hamil 8 Bulan, Terungkap Gara-gara Kecurigaan Sang Ibu

Lanjut Eduard, saat ini pihaknya tengah menelusuri lebih jauh, siapa pihak pengiriman maupun penerima satwa Orangutan ini.

"Sedang kita upayakan untuk bisa mendapatkan orang-orang yang harus bertanggungjawab hukum dengan hal ini.

Selanjutnya, untuk peralatan dan sekaligus untuk melihat kondisi kesehatan satwa ini, kami sudah berkoordinasi dengan BBKSDA Riau," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved