Ingat, Klorokuin Itu Obat Keras! Untuk Penyembuhan Bukan Untuk Pencegahan Corona

masyarakat diminta tidak untuk memborong dan menyerbu apotek membeli obat Klorokuin. Terlebih, tanpa resep dokter.

Ingat, Klorokuin Itu Obat Keras! Untuk Penyembuhan Bukan Untuk Pencegahan Corona
Pixabay
wabah virus corona 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto menegaskan obat Klorokuin hanya untuk mengobati, tidak untuk mencegah terjangkitnya virus corona (Covid-19).

Sehingga, masyarakat diminta tidak untuk memborong dan menyerbu apotek membeli obat Klorokuin. Terlebih, tanpa resep dokter.

"Sekali lagi Klorokuin itu obat, digunakan untuk penyembuhan bukan untuk pencegahan," kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

"Ingat klorokuin adalah obat keras yang hanya bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter. Oleh karena itu kami mohon tidak ada persepsi yang salah yang menganggap bahwa klorokuin adalah obat untuk mencegah infeksi Covid-19," tambahnya.

Selain itu, Yurianto meminta agar masyarakat tidak memborong dan menyimpan obat Klorokuin.

Obat tersebut rencananya bakal didatangkan oleh pemerintah untuk menyembuhkan virus corona.

Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto
Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto (istimewa)

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu (22/3), Gemini Lagi Khawatir, Scorpio Sedikit Materialistis

Sebut Dagu dan Dadanya Bukan KW, Dewi Perssik Unggah Potret saat Menikah di Usia 18 Tahun

KRONOLOGI Pasien Balita Berhasil Sembuh dari Corona di Yogyakarta: Sempat ke Depok,Lalu Demam Tinggi

"Masyarakat tidak perlu berbondong-bondong untuk membeli dan menyimpannya di rumah. Karena ini obat yang hanya diberikan melalui resep dokter dan tentunya dengan pengawasan tenaga kesehatan," ujar Yurianto.

Sebelumnya, Pemerintah akan memesan 3 juta Cloroquine (klorokuin) untuk penyembuhan pasien virus corona.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat konfresnsi pers melalui sambunhan Youtube Sekretariat Kabinet, Jumat (20/3/2020).

Presiden pun tidak menjelaskan dari mana obat tersebut akan dipesan.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved