Cegah Penyebaran Covid 19

Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang

Para medis di RSUD Arifin Achmad membutuhkan bantuan Alat pelindung Diri atau APD, sementara itu Gubernur Riau Syamsuar menyebut APD sulit didapatkan

Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang. Ket foto : Para medis di RSUD Arifin Achmad menjalankan protokol dalam penanganan Pasien Suspect Virus Corona menggunakan APD. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Para medis di RSUD Arifin Achmad membutuhkan bantuan Alat pelindung Diri atau APD, sementara itu Gubernur Riau Syamsuar menyebut APD sulit didapatkan, dan Wakil Bupati Inhu akui APD kurang. 

Ketua Tim Penanganan Covid-19 di Riau dr Indra Yovi, Sp.P (K) mengatakan saat ini pihaknya di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA) membutuhkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), mereka sebagai tenaga medis terbatas mendapatkan APD.

"Harusnya Singapura menetapkan kondisi oranye Indonesia sudah siaga juga, dan kami saat itu sudah langsung lapor Gubernur apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan. Memang saat itu belum ada intruksi pusat akibatnya kami tidak persiapkan Alat pelindung Diri (APD) yang lengkap," ujarnya.

Maka disaat kondisinya sudah mulai heboh, pihaknya sudah kesulitan mendapatkan APD, namun karena dirinya sebagai ketua Persatuan dokter TBC maka mereka memanfaatkan APD TBC.

"Itulah APD yang dipakai sampai sekarang dan lama-lama habis. Sebelum ada positif kami sudah tangani 4 Pasien Dengan Pengawasan, dan sampai sekarang ada yang positif APD kami mulai terbatas," ujar Indra Yovi.

Ada dua persoalan yang dihadapi mereka saat ini keterbatasan APD sebagai perlindungan mereka menangani pasien dan persoalan keterbatasan untuk cek darah pasien.

"Soal APD ini, yang perlu dibahas sekarang solusi, sudahlah saling menghujat jangan dilihat lagi ke belakang apa yang salah, namun kita melihat kedepan," ujarnya.

Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang. Para medis di RSUD Arifin Achmad menggunakan APD.
Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang. Para medis di RSUD Arifin Achmad menggunakan APD. (Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau sudah membuka penerimaan donasi dan sudah mengumpulkan sumbangan masyarakat dan pengusaha untuk bantuan APD nya.

"Jadi bantu kami dengan APD, karena ketersediaan APD kami terbatas, pengusaha dan yang mampu ataupun yang menyimpan APD, sumbangkan ke kami," ujarnya.

Kemudian soal tes darah, saat ini lanjut Indra Yovi sudah ada titik terang, akan bekerjasama dengan FK Unri, kareba ada VCR milik dinas peternakan sama dengan milik Kementerian Kesehatan yang di Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved