Breaking News:

Cegah Penyebaran Covid 19

Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang

Para medis di RSUD Arifin Achmad membutuhkan bantuan Alat pelindung Diri atau APD, sementara itu Gubernur Riau Syamsuar menyebut APD sulit didapatkan

Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Para Medis: Kami Butuh APD Covid-19, Gubri Syamsuar: Sulit Didapatkan, Wabup Inhu Akui APD Kurang. Ket foto : Para medis di RSUD Arifin Achmad menjalankan protokol dalam penanganan Pasien Suspect Virus Corona menggunakan APD. 

Mulai dari menyiapkan seluruh Rumah Sakit yang ada di Riau.

"Kita bahkan mendahului dari pusat kalau Menkes menunjuk 137 RS di Riau sudah menunjuk semua Rumah Sakit, sampai hari ini ada PDP 41 masih bisa tertampung,"jelas Indra Yovi.

Menurut Indra Yovi, kalaupun tidak bergerak kelihatan namun pemerintah bergerak dalam senyap agar masyarakat tidak panik.

Plan berikutnya juga sudah disiapkan jika terus pasien meningkat ada RS Madani, RS Jiwa Tampan dan RS Petala Bumi.

"Plan berikutnya menyiapkan jika sudah ada pasien meningkat kita sudah menyiapkan gedung BPSDM ada 50 kamar bisa diisi 100 tempat tidur, dan bila masih pasien meningkat juga ada solusi asrama haji dan jika masih terus berlanjut maka pemerintah pusat juga akan ikut campur," ujarnya.

IDI dan PPNI bahkan sudah menyatakan kesiapannya akan membantu untuk tenaga medis baik itu dokter maupun perawat, kerja bersama untuk Riau utamanya dalam penanganan Covid-19.

Gubri Syamsuar : Sulit Didapatkan

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar tidak menapik sulitnya mendapatkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di Riau.

Padahal APD ini sangat penting untuk keamanan dan keselamatan para tenaga medis.

"Masalah APD memang sulit sekali kita mendapatkannya," kata Gubri Syamsuar, Senin (23/3/2020).

Halaman
1234
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved