VIDEO: Status Sudah Tahap Penyidikan, Irwansyah Bisa Berpotensi Dijadikan Tersangka

Kasus yang menimpa Artis sinetron Irwansyah statusnya sudah dinaikkan menjadi tahap penyidikan.Irwansyah yang diduga melakuakan penggelapan uang

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kasus yang menimpa Artis sinetron Irwansyah statusnya sudah dinaikkan menjadi tahap penyidikan.

Irwansyah yang diduga melakuakan penggelapan uang dari investasi yang dijalaninya.

Polrestabes Bandung akan memeriksa beberapa saksi guna mendalami kasus tersebut.

Namun, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri tidak menampik Irwansyah akan menjadi tersangka pada kasus ini.

Pernyataan Galih ini merupakan jawaban atas pertanyaan kemungkinan Irwansyah akan menjadi tersangka atau tidak.

"Segala kemungkinan itu bisa (tersangka), ya kita melihat dari beberapa sudut pandang, dari penyidik melihat dari bukti-bukti yang ada," kata Galih saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Senin (23/3/2020).

Lebih lanjut, Galih menambahkan apabila semua sudah lengkap status akan mengikuti perkembangan kasus dan akan disampaikan oleh pihaknya.

 "Apabila sudah memang lengkap, semua akan naikkan status dan lain-lain akan kita sampaikan," ujarnya. Diberitakan sebelumnya, laporan bermula dari kecurigaan pengusaha Medina Zein saat mengecek bukti rekening koran dari bisnis kue Bandung Makuta.

Ditemukan ada aliran dana cukup besar sekitar Rp 1,9 miliar yang masuk ke rekening pribadi Irwansyah hingga perusahaan milik Irwansyah, Jannah Corps (Jcorps).

Selain itu, Medina mengaku kesulitan meminta hasil audit keuangan perusahaan terkait bisnis kue Bandung Makuta bersama Irwansyah. Medina Zein dan Irwansyah diketahui adalah rekan bisnis Bandung Makuta.

Medina Zein sebagai Dewan Komisaris PT Bandung Berkah dan Irwansyah sebagai Komisaris PT Bandung Berkah Bersama. Namun, Irwansyah sebelumnya sudah membantah tuduhan adanya uang sebesar Rp 1,9 miliar yang masuk ke kantongnya.

Irwansyah mengatakan uang tersebut digunakan untuk menggaji karyawan Bandung Makuta di Jakarta. Selain Irwansyah, Medina juga melaporkan Fitri Olid yang merupakan Direktur PT Bandung Berkah Bersama.(*)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: aidil wardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved