Sosialiasasi Pencegahan Covid 19

Camat Dayun Siak Bubarkan Pesta Pernikahan di Kampung Sawit Permai, Cegah Penyebaran Virus Corona

"Pak Bupati, saya sedang di lapangan membubarkan pesta pernikahan," kata Novendra.

Camat Dayun Siak Bubarkan Pesta Pernikahan di Kampung Sawit Permai, Cegah Penyebaran Virus Corona
Istimewa via TribunJakarta.com
FOTO ILUSTRASI - Pesta resepsi pernikahan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat dihentikan petugas lantaran khawatir dengan adanya kerumunan massa di tengah wabah corona, Sabtu (21/3/2020). 

SIAK - Camat Dayun Novendra dan Polres Siak bubarkan pesta pernikahan yang sedang berlangsung, Selasa (23/3/2020) di kampung Sawit Permai.

Hal itu dilaporkan Novendra saat berada di lapangan bersama Upika kecamatan Dayun melalui video conference kepada Bupati Siak Alfedri.

"Pak Bupati, saya sedang di lapangan membubarkan pesta pernikahan," kata Novendra.

Ia juga mengumpulkan jadwal pesta pernikahan warga untuk diimbau agar menunda pesta tersebut.

Banyak Pasangan Menikah di Tengah Wabah Corona, Penghulu Jadi Serba Salah dan Ingin Stop Layanan

GUBERNUR RIAU Syamsuar: Cukup Akad Nikah Saja dan Jangan Pakai Pesta serta Dengar Imbauan Pemerintah

Sebab, pesta pernikahan tersebut mengumpulkan banyak orang dikhawatirkan dapat menyebarkan virus Corona.

"Kami juga telah melakukan upaya pencegahan dengan mengimbau masyarakat agar tidak kumpul-kumpul, dan melakukan patroli," kata dia.

Di kecamatan itu juga terdapat 12 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Novendra siap melaksanakan instruksi bupati demi pencegahan Covid -19.

Bupati Siak Alfedri meminta penundaan pesta pernikahan dilakukan secara persuasif.

Jika perlu resepsi ditiadakan sampai kondisi semesta kembali normal.

"Mohon diperhatikan, agar camat memberikan pengertian kepada warga bahwa kondisi ini harus dihadapi bersama-sama. Tidak bisa pemerintah, TNI dan Polri saja yang menangani sendiri tanpa adanya upaya bersama," kata dia.

Menurut Alfedri warga harus diedukasi agar mempunyai wawasan tentang Covid -19.

Supaya warga mampu mengubah pola hidup seperti sebelumnya menjadi pola hidup bersih.

"Kita juga minta sekolah, masjid, gereja juga melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Warga mempunyai hand sanitizer sendiri dan mengisolasi diri," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved