Penanganan Kasus Corona di Riau

86 WNI dari Malaysia dan Singapura yang Masuk dari Kuala Kampar ke Pelalawan Riau Dipantau

Sebanyak 86 warga Kabupaten Pelalawan Riau yang baru kembali dari Malaysia dan Singapura terpantau masuk dari pelabuhan Kecamatan Kuala Kampar

86 WNI dari Malaysia dan Singapura yang Masuk dari Kuala Kampar ke Pelalawan Riau Dipantau
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Sebanyak 86 warga Kabupaten Pelalawan Riau yang baru kembali dari Malaysia dan Singapura terpantau masuk dari pelabuhan Kecamatan Kuala Kampar. Ket foto: Suasana pemeriksaan WNI dari Malaysia 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Sebanyak 86 warga Kabupaten Pelalawan Riau yang baru kembali dari Malaysia dan Singapura terpantau masuk dari pelabuhan Kecamatan Kuala Kampar hingga Selasa (24/3/2020) lalu.

Warga Pelalawan yang kembali dari negeri tetangga itu pulang menggunakan speedboat melalui Kota Batam dan daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau.

Jumlah WNI yang datang itu merupakan akumulasi dalam dua pekan terakhir ini.

Diperkirakan jumlahnya akan bertambah lagi beberapa hari kedepan.

"Sampai sore kemarin sudah ada 86 warga yang tiba ke Kuala Kampar," ungkap Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kuala Kampar, Yan Beni Ayula S.Kep, kepada Tribunpekanbaru.com pada Rabu (25/3/2020).

Beni menjelaskan, petugas kesehatan dan personil gabungan lainnya siaga di pelabuhan dalam memantau penumpang yang turun dari speedboat yang menyandar.

Sebanyak 86 warga Kabupaten Pelalawan Riau yang baru kembali dari Malaysia dan Singapura terpantau masuk dari pelabuhan Kecamatan Kuala Kampar. Ket foto: Suasana pemeriksaan WNI dari Malaysia di Pelabuhan Kuala Kampar.
Sebanyak 86 warga Kabupaten Pelalawan Riau yang baru kembali dari Malaysia dan Singapura terpantau masuk dari pelabuhan Kecamatan Kuala Kampar. Ket foto: Suasana pemeriksaan WNI dari Malaysia di Pelabuhan Kuala Kampar. (Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung)

Pengurukan suhu tubuh menggunakan thermal scanner juga dilakukan untuk mengontrol kesehatanya.

Data masing-masing warga yang baru tiba dari luar negeri itu juga diambil.

Untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19.

"Kami terus mengawasi dan memantau kesehatan seluruhnya selama 14 hari kedatangan. Kita tetap waspada terhadap virus corona," tambah Beni.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved