Ibunda Jokowi Meninggal, Mensesneg Instruksikan Jajaran Tak ke Solo, Siaga Hadapi Corona di Jakarta

Keputusan jajaran tetap di Jakarta ditetapkan mengingat Indonesia kini tengah menghadapi pandemi Virus Corona

istimewa
Ibunda Jokowi Meninggal, Mensesneg Instruksikan Jajaran Tak ke Solo, Siaga Hadapi Corona di Jakarta 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Semua jajaran Istana diminta tak perlu berangkat ke Kota Solo terkait meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo. 

Sebab, jajaran pemerintah harus siaga dalam menghadapi wabah Virus Corona yang semakin massif terjadi di Indonesia beberapa hari minggu ini.

Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman mengungkapkan mendapatkan imbauan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno.

Imbauan itu terkait dengan berpulangnya ibunda dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan melalui telewicara dalam acara Breaking News yang videonya ditayangkan secara langsung di portal kompas.tv/live.

Presiden Jokowi sesampainya di Solo sempat menuju ke Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi.

Dan kemudian langsung membawa jenazah ibunda ke rumah duka, di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Kabupaten Surakarta.

Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Junat (31/1/2020).
Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman mengungkapkan mendapatkan himbauan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno. (Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com)

Staf kepresidenan hingga kini juga masih menunggu informasi lebih lanjut perihal kematian Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo.

Fadjroel belum mengetahui informasi akan disampaikan sendiri oleh Presiden Jokowi atau melalui perwakilan yang lain.

"Kami bisa mengkonfirmasikan presiden sudah berada di Solo dan juga sudah Rumah Sakit Slamet Riyadi," jelas Fadjroel.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved