Terkait Penutupan Penerbangan Untuk Cegah Corona, Ini Kata Kemenhub: Pada Prinsipnya Dapat Dilakukan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan bahwa Kemenhub memahhami keinginan sejumlah pemerintah daerah dalam situasi seperti ini.

Terkait Penutupan Penerbangan Untuk Cegah Corona, Ini Kata Kemenhub: Pada Prinsipnya Dapat Dilakukan
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGRAHA
Terkait Penutupan Penerbangan Untuk Cegah Corona, Ini Kata Kemenhub: Pada Prinsipnya Dapat Dilakukan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menanggapi keinginan sejumlah pemerintah daerah yang ingin menutup angkutan penerbangan untuk penumpang terkait wabah Covid-19.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan bahwa Kemenhub memahhami keinginan sejumlah pemerintah daerah dalam situasi seperti ini.

Novie menjelaskan beberapa poin, mengenai tanggapan keinginan sejumlah pemerintah dearah menutup penerbangan penumpang. Sebagai Berkut:

1. Penutupan bandar udara merupakan kewenangan Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Oleh karenanya penutupan bandar udara harus terlebih dahulu disampaikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk dilakukan evaluasi.

2. Bandar udara merupakan obyek vital yang tidak hanya melayani penerbangan untuk penumpang tetapi juga melayani angkutan kargo, logistik dan pos yang dibutuhkan oleh masyarakat.

3. Bandar udara juga mempunyai fungsi sebagai bandar udara alternatif, bagi penerbangan yang mengalami kendala teknis maupun operasional.

Selain itu bandara juga dapat melayani penerbangan untuk penanganan kesehatan atau medis, serta dibutuhkan untuk penerbangan yang mengangkut sampel infection substance Covid-19.

4. Pelayanan navigasi penerbangan juga tidak dapat ditutup, mengingat layanan navigasi penerbangan ini tidak hanya diperuntukkan bagi penerbangan dari dan ke bandar udara setempat.

Tetapi juga melayani penerbangan yang melalui bandar udara tersebut, atau yang ada pada ruang udara yang menjadi wilayah kerja pelayanannya.

“Apabila akan dilakukan penutupan angkutan udara niaga maupun, penumpang untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 hal itu pada prinsipnya dapat dilakukan," ucap Novie.

 

Ia menambahkan, Tetapi perlu dilakukan sosialisasi lebih dulu kepada Badan Usaha Angkutan Udara, maupun kepada pengguna jasa penerbangan sebelum diberlakukan.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved