Breaking News:

Update Kasus Virus Corona

21 TKI Asal Riau dari Malaysia Tiba di Dumai dan Jalani Pemeriksaan Suhu Tubuh Guna Deteksi Covid-19

Sebanyak 21 tenaga kerja indonesia (TKI) dari negara Malaysia tiba di tanah Air, melalui pelabuhan domestik Bandar Sri Junjungan ‎pada Kamis

Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
21 TKI Asal Riau dari Malaysia Tiba di Dumai dan Jalani Pemeriksaan Suhu Tubuh Guna Deteksi Covid-19. Foto : Walikota Dumai Zulkifli AS sedang memberikan arahan kepada para TKI. 

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa segala kemungkinan bisa saja terjadi, mengingat TKI Riau ini dipulangkan dari negara yang sudah duluan berkembang wabah virus Corona.

“Malaysia saat ini sudah menjadi daerah pandemi. warganya yang positif Covid-19 sudah lebih dari 1.500 orang. Jadi bagaimanapun juga memulangkan TKI ke Riau pastinya akan sangat berisiko,” kata Gubri Syamsuar, Kamis (26/3/2020).

Syamsuar juga meyakini bahwa dengan kegiatan pemulangan TKI ini, dipastikan akan berdampak terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Riau yang akan mengalami peningkatan tajam.

“Kami sudah sampaikan kepada Dinas Kesehatan, mereka nanti yang akan melakukan pengecekan secara berkala,” kata Syamsuar.

Gubri menambahkan, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan lebih aktif melakukan pemantauan suhu tubuh para TKI saat berada di pintu masuk.

Untuk TKI yang langsung kedapatan suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius akan langsung dilarikan ke tempat karantina. Sedangkan untuk TKI dengan kondisi panas tubuh normal, sudah langsung bisa pulang ke daerah masing-masing.

Seluruh TKI nantinya akan diberikan kartu fasilitas kesehatan, agar sewaktu-waktu terjadi gejala-gejala mendekati Corona akan langsung mendapatkan tindakan kesehatan.

“Jadi kartu itu sebagai bukti bahwa mereka sudah melakukan perjalanan dari negara luar terjangkit Corona, dan mereka sudah pernah dicek kesehatannya di pelabuhan saat mereka tiba,” ungkapnya.

Sementara itu, terhadap rencana waktu kepulangan, Pemprov Riau masih akan melakukan koordinasi dengan Walikota Dumai.

Jika memungkinkan, maka pada besok, Kamis, 26 Maret 2020, proses pemulangan sudah bisa dilakukan, secara bertahap.

“Tapi nanti saya masih akan mendengarkan arahan dari Mendagri dulu.

Berapa jumlahnya, belum tahu kita.

Tapi Kapasitas kapal yang disediakan cukup menampung 200-300 penumpang.

Satu kapal saja, tapi tiap hari.

Termasuk mereka berasal dari mana, apakah dari Johor, atau daerah lainnya, kita juga belum tahu.

Kalau teknis lain tak ada.

Yang jelas mereka datang, lalu dicek kesehatan dengan alat ukur suhu.

Karena memang standarnya seperti itu,” katanya.

376 Penumpang di Inhil Jalani Screening

Hingga saat ini belum ditemukan penumpang yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) di sejumlah pelabuhan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Berdasarkan pantauan dan pengawasan Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, melaporkan hasil screening terhadap penumpang masih aman dari penyebaran virus corona atau covid 19.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, menuturkan, Trio Beni Putra menjelaskan, sekitar 376 penumpang telah menjalani screening oleh tim gugus tugas yang stand by di pintu masuk pelabuhan.

“Dari total itu, semuanya tidak terdapat ODP atau dinyatakan aman,” ungkap Trio, Kamis (26/3).

Menurutnya, sebanyak 376 orang yang telah menjalani screening dan dinyatakan aman ini berasal dari 4 kedatangan di 4 titik pelabuhan berbeda menggunakan kapal fery.

“Mayoritas merupakan penumpang yang datang dari Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Jambi,” papar Trio.

Pelabuhan yang menjalani screening tersebut antara lain, yaitu, Pelabuhan Laut Tembilahan, Pelabuhan Laut Pulau Kijang, Pelabuhan Laut Kuala Enok dan Pelabuhan Sungai Guntung.

Update Kasus Virus Corona - Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved