Melihat Aktifitas Warga Hubei setelah Status Lockdown Dicabut, Ternyata Masih Dingatkan Jaga Jarak

Melihat Aktifitas warga Kota Hubei setelah status lockdown dicabut pemerintah. Ternyata masih ada terikana dan himbauan jaga jarak

Melihat Aktifitas Warga Hubei setelah Status Lockdown Dicabut, Ternyata Masih Dingatkan Jaga Jarak
FOTO / AFP
Orang mengenakan masker di jalanan Hong Kong guna terhindar dari Virus Corona, Minggu (9/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pemerintah China sudah mencabut status lockdown atau isolasi kota di Hubei.

Kenyataan yang tentu saja disambut sangat antusias warga di Kota yang paling parah terdampak Virus Corona tersebut.

Pasca diberlakukan pembebasan dari isolasi, kini wargnya mulai melakukan aktifitas seharian.

Namun, meskipun sudah diberlakukan pencabutan lockdown ternyata tidak sepenuhnya warga bisa bebas melakukan hal setelah terkurung akibat wabah Covid-19.

Beda Negara Beda Pula Caranya atasi Wabah Virus Corona, yang Ini Kok Malah Kontroversial?

Tangkal Penyebaran Virus Corona di Masyarakat, Pertamina Semprot Disinfektan Rumah Ibadah dan Fasum

KISAH Cewek Cantik Siswi SMA Merindukan Sekolah dan Jalani Libur karena Wabah Virus Corona Covid-19

Kolase foto central-hospital-wuhan from mothership dan Jalanan yang sepi setelah warga diminta untuk tidak meninggalkan kota Wuhan. Seperti di Film Resident Evil, Wuhan bak Kota Mati Pasca Virus Corona Merebak
Kolase foto central-hospital-wuhan from mothership dan Jalanan yang sepi setelah warga diminta untuk tidak meninggalkan kota Wuhan. Seperti di Film Resident Evil, Wuhan bak Kota Mati Pasca Virus Corona Merebak (Kolase Tribun Manado/Foto: Mothership.sp/Ancilla Dellai)

Lockdown Hubei dicabut pada Rabu (25/3/2020), tapi itu tidak menjamin kebebasan sepenuhnya bagi para warga provinsi tersebut.

Spanduk-spanduk peringatan masih bertebaran, mengingatkan bahwa bermain kartu bersama adalah bunuh diri.

Kemudian petugas juga tiada hentinya mengimbau kerumunan untuk berpisah. Terbukti, kehidupan masih jauh dari normal.

Di Huanggang contohnya, yang berpenduduk sekitar 7,5 juta orang, adalah salah satu daerah dengan dampak terburuk di Hubei.

Pembatasan perjalanan dilonggarkan, dan jika sehat orang-orang diizinkan meninggalkan Hubei.

Tapi, peringatan masih bisa dilihat atau didengar di mana-mana, yang memperingatkan orang-orang bahwa virus corona masih jadi ancaman ketika mereka kembali ke jalan.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved