Pekanbaru

Mengaku-ngaku Pengacara yang Bisa Selesaikan Kasus Sengketa Tanah, 2 Pria di Pekanbaru Masuk Bui

Dua orang pria masing-masing berinisial JR alias Jefri (31) dan H alias Dedi (39) terpaksa berurusan dengan petugas dari Satreskrim Polresta Pekanbaru

Mengaku-ngaku Pengacara yang Bisa Selesaikan Kasus Sengketa Tanah, 2 Pria di Pekanbaru Masuk Bui
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Dua pelaku penipuan dan penggelapan saat digiring masuk ke sel tahanan Mapolresta Pekanbaru, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua orang pria masing-masing berinisial JR alias Jefri (31) dan H alias Dedi (39) terpaksa berurusan dengan petugas dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru.

Keduanya diduga telah melakukan aksi penipuan atau penggelapan.

Mereka mengaku sebagai pengacara yang bisa membantu menyelesaikan kasus sengketa tanah.

Korbannya adalah warga Pekanbaru bernama Arif.

Singkat cerita, korban dan pelaku JR sudah saling kenal sebelumnya.

Sampai akhirnya mereka bertemu kembali pada Januari 2020.

Korban lalu bercerita masalah yang dihadapinya.

Dimana tanah miliknya berukuran 50 meter x 70 meter di Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Tangkerang Selatan, Pekanbaru, sedang ada permasalahan sengketa.

Kepada korban, pelaku JR pun mengaku jika dia adalah seorang pengacara, dan bisa membantu korban menyelesaikan masalahnya.

"Untuk lebih meyakinkan korban, pelaku JR lalu mengajak pelaku H bertemu korban. JR mengatakan jika H adalah pengacara senior," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Awaluddin Syam, Kamis.(26/3/2020).

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved