Karhutla di Riau

4 Hari Terbakar, Dua Helikopter Diturunkan untuk Water Bombing Karhutla di Pangkalan Terap Pelalawan

Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau yang terjadi di Desa Pangkalan Terap Teluk Meranti Pelalawan sudah belangsung selama empat hari

Tribun Pekanbaru/Istimewa
4 Hari Terbakar, Dua Helikopter Diturunkan untuk Water Bombing Karhutla di Pangkalan Terap Pelalawan. Pedtugas sedang melakukan pemadaman. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau yang terjadi di Desa Pangkalan Terap Teluk Meranti Pelalawan sudah belangsung selama empat hari.

Api masih melalap lahan kosong milik masyarakat yang terbentang luas di Pangkalan Terang sejak pertama kali muncul pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Upaya pemadaman melibatkan tim darat Kecamatan Teluk Meranti diantaranya tim kecamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, PT Arara Abadi, PT Sumber Sawit Sejahterah (SSS), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Tim Regu Pemadaman (Regdam) Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) juga sudah diturunkan hari ini untuk membantu," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (27/3/2020).

Selain penanganan Karhutla oleh tim darat, upaya pemadaman juga dibantu melaui udara.

Ada dua helikopter yang diturunkan ke lokasi untuk melakukan water bombing (WB).

Satu heli milik PT Sinarmas yang sudah beraksi sejak hari pertama dan satu heli dari Tim Satga Udara BPBD Provinsi Riau.

4 Hari Terbakar, Dua Helikopter Diturunkan untuk Water Bombing Karhutla di Pangkalan Terap Pelalawan. Petugas sedang melakukan pendinginan.
4 Hari Terbakar, Dua Helikopter Diturunkan untuk Water Bombing Karhutla di Pangkalan Terap Pelalawan. Petugas sedang melakukan pendinginan. (Tribun Pekanbaru/Istimewa)

Kekuatan tim darat dan udara yang diterjunkan diyakini bisa menanggulangi kebakaran agar tidak meluas dan bisa dipadamkan segera.

Hadi Penandio menjelaskan, beberapa sisi areal yang terbakar sudah bisa disekat.

Namun personil belum mampu menggapai kepala api yang menjadi sumber kebakaran.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved