Pekanbaru

Dua Oknum Pegawai Imigrasi Pekanbaru Diduga Terlibat Calo Paspor, Polisi Tunggu Pemeriksaan PPATK

Dua orang oknum pegawai Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, masing-masing berinisial KO dan SA, sejauh ini masih berstatus saksi.

Net
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua orang oknum pegawai Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, masing-masing berinisial KO dan SA, sejauh ini masih berstatus saksi.

Keduanya diduga terlibat dalam praktik percaloan paspor di Kantor Imigrasi Pekanbaru tersebut.

Dimana dalam perkara ini, satu orang tersangka berinisial WZ (46), yang merupakan calo paspor, ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Diduga pelaku turut dibantu oleh dua oknum pegawai Imigrasi Pekanbaru untuk pembuatan paspor masyarakat. Namun dengan biaya yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, ada indikasi aliran dana dari tersangka calo kepada dua oknum pegawai dibawah Kanwil Kemenkumham Provinsi Riau itu.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Awaluddin Syam menjelaskan, pihaknya masih menunggu bagaimana putusan pengadilan nantinya.

"Apakah dengan posisi seperti ini bisa dijadikan tersangka (dua oknum pegawai Imigrasi). Yang jelas kita sudah lakukan penyelidikan. Dan saat ini posisinya masih sebagai saksi. Belum dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," paparnya, Kamis (26/3/2020) kemarin.

"Kita sudah kirim SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) bahwa kita akan melakukan penyidikan terhadap ini (dua oknum pegawai Imigrasi). Namanya penyidikan kan namanya tidak mesti harus seseorang ditetapkan sebagai tersangka. Karena kita belum periksa sebagai tersangka," sambung dia.

Disinggung soal indikasi adanya aliran dana dari tersangka kepada dua oknum pegawai itu, Awal menuturkan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Hasil pemeriksaan PPATK belum keluar. Saya belum bisa mengatakan itu," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved